Pemprov Jabar Mau Lepas Saham Kepemilikan BIJB Kertajati

UNTUK mempercepat pengembangan bandara yang selama ini dinilai lamban dan membebani keuangan daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melepas kepemilikan saham di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.

“Kami merespons wacana gubernur yang sebelumnya mempertimbangkan penghentian suplai fiskal ke BIJB. Rencana pelepasan saham didasari evaluasi panjang pemerintah daerah terhadap kinerja dan prospek BIJB Kertajati,” kata
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Dedi Mulyadi.

“Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengembangan bandara membutuhkan waktu sangat lama jika hanya mengandalkan anggaran pemerintah provinsi,” lanjutnya.

Skema tukar guling

Menurut Dedi, karena prosesnya cukup panjang, Pak Gubernur mempertimbangkan alternatif untuk mempercepat pengembangan Kertajati dengan melimpahkan kepemilikan dari provinsi ke pusat.

BACA JUGA  Biaya Replika Penyu Raksasa Gadobangkong Bukan Rp15,6 miliar

Artinya, saham dominan milik provinsi di Kertajati akan dilepas dan diserahkan ke pemerintah pusat. Pemprov Jabar kini sedang menyiapkan skema tukar guling saham.

“Dalam rencana tersebut, saham mayoritas Pemprov Jabar di BIJB Kertajati akan dilepas ke pemerintah pusat. Sebagai kompensasi, Pemprov Jabar berharap memperoleh porsi saham di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung. Skemanya bisa diganti atau dilepas, dengan harapan saham provinsi bisa dialihkan ke Bandara Husein,” terangnya.

Meski kebijakan mengarah pada pelepasan saham, Dedi menegaskan dukungan fiskal untuk BIJB pada tahun anggaran 2026 tetap berjalan sesuai rencana. Pemprov Jabar, tetap mengalokasikan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar untuk BIJB.

Kewenangan pusat

“Tetap ada dan sudah dialokasikan dalam APBD. Namun untuk 2027 ke depan, kami menyiapkan skema tukar guling. Minimal dalam konteks saham, karena urusan perhubungan udara sebetulnya adalah kewenangan pusat,” tandasnya.

BACA JUGA  Organisasi Sekolah Swasta Cabut Gugatan di PTUN Bandung

Saat ini kata Dedi, Pemprov Jabar merupakan pemegang saham mayoritas BIJB Kertajati dengan porsi sekitar 70 persen, sementara sisanya dimiliki oleh Angkasa Pura II dan koperasi ASN Jabar. Besarnya porsi saham ini justru menjadi alasan kuat bagi pemprov untuk melepas kepemilikan guna mengurangi beban fiskal daerah.

“Pengelolaan BIJB akan lebih efektif jika sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah pusat melalui Angkasa Pura II. Jadi kami berharap seluruh saham di Kertajati diserahkan ke pusat, lalu dialihkan ke saham di Bandara Husein,” ucapnya.

Meski rencana pelepasan saham BIJB Kertajati terus dimatangkan, Pemprov Jabar kata Dedi, menegaskan komitmennya terhadap tujuan awal pembangunan bandara tersebut, yakni sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi regional.

BACA JUGA  UMP Jabar 2026 Tunggu Hasil Dialog dengan Buruh

Dengan kata laib penting pertumbuhan ekonomi di Majalengka dan sekitarnya bisa berkembang. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

IMBAS dari aturan yang  menyebutkan batas belanja gaji pegawai maksimal 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ribuan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) terancam diberhentikan. Saat mengomentari…

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

  • March 30, 2026
Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional