Istana Sebut Pasokan Beras di Pasar Sudah Normal, Bagaimana Faktanya?

MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut bahwa pasokan beras di pasar telah kembali normal setelah sempat mengalami kelangkaan.

“Kami memonitor setiap hari dan alhamdulillah hari ini, beberapa hari yang lalu semua sudah normal,” ujar Prasetyo di Jakarta, Jumat (15/8)

Dia menjelaskan bahwa kelangkaan tersebut terjadi dalam waktu singkat dan dipicu oleh adanya praktik pengoplosan beras dan menjualnya dengan harga lebih tinggi dari ketentuan.

Pemerintah, kata dia kemudian melakukan langkah intervensi untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga.

“Pasar diintervensi oleh pemerintah, itulah gunanya kita memiliki kekuatan. Dengan kita memiliki cadangan beras di tangan pemerintah, sehingga ketika terjadi sesuatu kita melakukan upaya-upaya tetap menjaga ketersediaan dan kestabilan harga di lapangan,” ujar dia.

BACA JUGA  Bulog Sulsel Pastikan Stok Beras Aman untuk Lebaran

Jalan pintas

Stok beras. (MN/Maulana)

Sebelumnya, Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika meminta pemerintah segera mencari jalan pintas sebagai solusi untuk mengatasi kondisi kelangkaan beras yang terjadi saat ini.

Pada beberapa waktu lalu, ia mengatakan bahwa Ombudsman sudah mengecek kondisi stok beras ke pasar tradisional maupun ke pasar swalayan. Hasilnya, beras sudah dalam kondisi yang langka karena yang paling murah dijual dengan harga Rp12 ribu per kilogram.

Fakta di lapangan

Dari pantauan di lapangan sendiri faktanya ketersediaan beras masih langka. Di beberapa supermarket, seperti Indomaret, Alfamart, atau Alfmart, rak-rak yang biasa dipenuhi beras masih kosong.

Menurut salah seorang penjaga toko, sudah beberapa pekan terakhir, pihak toko menyimpan beras mereka, terutama saat pemerintah gencar melakukan sweeping beras oplosan.

BACA JUGA  Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

“Iya. Sejak ada sweeping, kami sementara tidak menjual beras,” ujarnya. (*/N-01)

SUPERMARKET. (MN/Maulana)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

PEMERINTAH Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggandeng Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada dalam upaya mengembangkan ayam kampung sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan peternak dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut…

Persib Terkapar di Madura, Persebaya Takluk di Makassar

PERSIB Bandung harus menelan pil pahit dalam lawatannya ke Madura. Saat menghadapi Madura United dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Kamis (22/10) malam, Persib…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polda Jambi Ungkap Kasus Penimbunan 2.550 Liter BBM Subsidi Pertalite

  • October 23, 2026
Polda Jambi Ungkap Kasus Penimbunan 2.550 Liter BBM Subsidi Pertalite

Pangkas Risiko Demensia dengan Melakukan Pola Hidup Sehat Sejak Dini

  • October 23, 2026
Pangkas Risiko Demensia dengan Melakukan Pola Hidup Sehat Sejak Dini

Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

  • October 23, 2026
Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

UPI Siapkan 1.000 Dosis Vaksin HPV, Pemkot Bandung Bidik Cakupan 97%

  • October 23, 2026
UPI Siapkan 1.000 Dosis Vaksin HPV, Pemkot Bandung Bidik Cakupan 97%

Pemkot Bandung Upayakan Pekerja Informal Dapat Perlindungan Sosial

  • October 23, 2026
Pemkot Bandung Upayakan Pekerja Informal Dapat Perlindungan Sosial

Ketum Muhammadiyah Minta Pembangunan Gedung Sibermu tidak Berlebihan

  • October 23, 2026
Ketum Muhammadiyah Minta Pembangunan Gedung  Sibermu tidak Berlebihan