PBB Naik Gila-Gilaan: Cirebon 1.000%, Jombang 1.202%

KENAIKAN Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang signifikan tidak hanya terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Di Kota Cirebon, Jawa Barat, tarif PBB bahkan melonjak hingga 1.000%, sementara di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kenaikannya mencapai 1.202%.

Di Cirebon, lonjakan ini dipicu penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Penyesuaian NJOP dilakukan mengikuti harga pasar properti terkini, dikombinasikan dengan tarif PBB-P2 baru berdasarkan klaster nilai NJOP. Akibatnya, di beberapa wilayah terjadi kenaikan ribuan persen.

Salah satu kasus ekstrem, seorang warga yang sebelumnya membayar PBB sekitar Rp6 juta kini harus membayar Rp60 juta atau naik 10 kali lipat. Mayoritas wajib pajak lainnya mengalami kenaikan 200–700%, bahkan ada yang menembus 1.000%.

BACA JUGA  Emil Dardak Klarifikasi Penyesuaian Nilai Objek Pajak di Jombang

Di Jombang, lonjakan PBB-P2 disebabkan pembaruan NJOP yang sebelumnya tidak pernah dilakukan sejak 2009. Survei ulang pada 2022 menemukan kenaikan nilai properti yang signifikan, sehingga tagihan pajak pun ikut melesat.

Contohnya, di Jalan KH Wahid Hasyim, NJOP melonjak dari Rp1,2 juta menjadi Rp10 juta per meter persegi akibat perhitungan zonasi rata-rata, meski kondisi riil berbeda. Dari sekitar 700 ribu Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), separuhnya mengalami kenaikan tinggi, sementara sisanya justru menurun. Tarif baru ini berlaku sejak 2024 hingga 2025.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, membenarkan kabar kenaikan PBB-P2 di Jombang yang menjadi sorotan publik. Menurutnya, kenaikan hingga 1.202% bukan kebijakan bupati saat ini.
“Hingga kini belum ada kenaikan resmi tarif pajak yang diberlakukan,” ujar Emil, Kamis (14/8). (*/S-01)

BACA JUGA  Lagi, Serangan Israel Menewaskan Puluhan Warga Gaza

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bupati Garut Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin meminta masukan dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam upaya memperkuat infrastruktur irigasi pertanian dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan…

DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

DINAS Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pemprov Jabar menyalurkan bantuan 24 ekor bibit sapi potong kepada tiga kelompok peternak di wilayah Kabupaten Pangandaran, Sumedang, dan Ciamis. Bantuan itu untuk mendukung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Garut Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

  • August 19, 2026
Bupati Garut  Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

  • August 19, 2026
DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

Tim Fapet UGM Juara 1 Best Presentation dan Best Creative Video

  • August 19, 2026
Tim Fapet UGM Juara 1 Best Presentation dan Best Creative Video

Tiga Calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta Lolos Tahap Penyaringan

  • August 19, 2026
Tiga Calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta Lolos Tahap Penyaringan

Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan UGM dengan Jumlah Terbanyak

  • August 19, 2026
Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan UGM dengan Jumlah Terbanyak

Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV

  • August 19, 2026
Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV