Kawasan ASEAN Dinilai Tetap Menjadi Pasar yang Menarik

  • Global
  • August 9, 2024
  • 0 Comments

DENGAN jumlah penduduk yang mencapai 662 juta jiwa dan bahkan masyarakatnya di beberapa negara anggota bergerak menempati kelas menengah dengan daya beli yang semakin meningkat, ASEAN akan tetap menjadi pasar yang menarik.

Hal itu disampaikan oleh Chairperson of the 1st ASBN International Conference, Jaya Addin Linando di sela-sela pertemuan yang The 1st ASEAN School of Business Network (ASBN) International Conference 2024, di Yogyakarta, Kamis (8/8).

Ia pun mengutip paparan Prof Dato Dr. Mustafa Bin Mohd Hanefah, Profesor di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) yang menjelaskan kondisi eksisting di ASEAN. Prof. Mustafa menyorot produk utama ekspor ASEAN masih seputar minyak sawit (palm oil) dan semikonduktor.

“Pembahasan banyak mengangkat tentang keberlanjutan dan dampaknya,” kata Linando.

BACA JUGA  Menko Infrastruktur dan Menhub Pantau Transportasi Libur Nataru

Lewat forum ini, jelasnya ada beberapa rekomendasi yang disampaikan oleh keynote speaker Prof. Mustafa dari Universiti Sains Islam Malaysia. Salah satu yang menarik terkait usulan pembentukan SEZ atau Special Economy Zone untuk kawasan ASEAN.

Selama ini di ASEAN sudah terbentuk Masyarakat Ekonomi ASEAN. Namun demikian, menurut Prof. Mustafa kehadiran SEZ akan semakin memudahkan hubungan dagang atau jual beli di kalangan ASEAN.

“Banyak hal menarik tentang perkembangan ekonomi Asean yang muncul dari seminar tadi. Selain Prof Mustafa, kami juga mengundang dua pembicara lain yaitu Vanessa Ratten dari La Trobe University Australia, CEO Avo Innovation Technology Anugerah Pakerti,” ujar Linando.

Agenda The 1st ASBN dilangsungkan selama dua hari pada Kamis (8/8) dan Jumat (9/8) di Hotel Royal Ambarrukmo. Selain seminar, rangkaian acara juga diisi konferensi, pertemuan co founder, dan kompetisi esai bagi mahasiswa.

BACA JUGA  KAI Terus Berinovasi demi Kemudahan Pemudik

UII dan 3 Universitas ASEAN

Aktivitas ASBN diinisiasi oleh Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Islam Indonesia (UII) bekerjasama dengan tiga universitas lain di Asean sebagai co-founder, yaitu Universiti Sains Islam Malaysia, Rangsit University Thailand, dan Eastern Visayas State University Filipina.

President of ASBN, Arif Hartono menjelaskan, lahirnya forum yang beranggotakan sekolah bisnis di Asean ini karena pihaknya menyadari internasionalisasi tidak bisa berjalan sendiri.

“Usia kami sekarang baru satu tahun. Ke depan, kami akan menjaring lebih banyak anggota dari kalangan sekolah bisnis yang mempunyai international undergraduated program,” jelasnya.

Agenda ASBN diharapkan berjalan rutin tiap tahun. Rencananya tahun depan akan diadakan di Malaysia. Pada event perdana ini, rangkaian kegiatan ASBN diikuti 384 partisipan dari 10 negara termasuk di luar Asean seperti Kanada, Prancis, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

BACA JUGA  Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

Dekan FBE UII, Johan Arifin menerangkan, program ASBN merupakan bagian dari implementasi renstra fakultas yaitu internasionalisasi. “Kami akan selalu mendukung akreditasi seluruh prodi. Harapannya ASBN ini nanti menjadi tonggak sejarah dan berkembang pesat serta mampu memberikan pengaruh bagi ekonomi dunia Asean,” katanya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

PRESIDEN Prabowo Subianto berkenan menerima Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura Vivian Balakrishnan. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup, Presiden Prabowo menerima Vivian di Hambalang, Jawa Barat pada Rabu. Pertemuan tersebut dilakukan…

Otoritas Daerah Prancis Diminta Terapkan Jam Malam

AKSI kerusuhan yang terjadi di Prancis sebagai buntut dari aksi demonstrasi biaya hidup membuat kehidupan di beberapa wilayah negara itu lumpuh. Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu pun menyerukan pemberlakuan jam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

  • October 28, 2026
Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

  • October 28, 2026
Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

  • October 28, 2026
Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

  • October 28, 2026
Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026