Prabowo: PPN 12 Persen hanya untuk Barang dan Jasa Mewah

PEMERINTAH memutuskan bahwa pajak pertambahan nilai (PPN)  12 persen hanya untuk barang dan jasa mewah.

Selain barang tersebut, besaran tarif PPN untuk barang dan jasa lainnya masih menggunakanm PPN 11 persen yang berlaku sejak 2022.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan hal itu dalam keterangan persnya di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Selasa (31/12) malam.

“Contoh pesawat jet pribadi itu tergolong barang mewah yang dimanfaatkan ataupun digunakan oleh masyarakat papan atas,” ucap Presiden.

“Kemudian kapal pesiar, yacht, ya motor yacht. Kemudian rumah sangat mewah, yang nilainya di atas golongan menengah,” lanjut Presiden.

Presiden menekankan bahwa barang dan jasa merupakan kebutuhan pokok masyarakat masih tetap diberlakukan tarif PPN sebesar nol persen.

BACA JUGA  Kerja Sama Strategis RI-Rusia Dituangkan Dalam Empat MoU

“Untuk barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak tetap diberi pembebasan PPN yaitu tarif nol persen,” tegasnya.

PPN nol persen antara lain kebutuhan pokok beras, daging, ikan, telur sayur, susu segar, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa angkutan umum, rumah sederhana dan air minum.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kenaikan tarif PPN ini merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

PPN 12 mulai 1 Januari 2025

Sesuai kesepakatan antara pemerintah dengan DPR, kenaikan tarif PPN dilakukan bertahap dari 10 persen menjadi 11 persen pada April 2022. Dan selanjutnya naik menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.

“Kenaikan secara bertahap ini dimaksud agar tidak memberi dampak yang signifikan terhadap daya beli masyarakat, terhadap inflasi, dan terhadap pertumbuhan ekonomi,” kata Presiden.

BACA JUGA  Immanuel Ebenezer Berharap Dapat Amnesti Prabowo

Presiden menekankan bahwa kebijakan perpajakan ini dirancang untuk mengutamakan kepentingan rakyat dan menciptakan pemerataan ekonomi secara menyeluruh.

Pemerintah juga berkomitmen memberikan paket stimulus yang diperuntukkan untuk masyarakat Indonesia.

Presiden memaparkan paket stimulus adalah bantuan beras untuk 16 juta penerima bantun pangan 10 kg. Diskon 50 persen untuk pelanggan listrik dengan daya maksimal 2.200 volt.

Pembiayaan industri padat karya, insentif PPh pasal 21 bagi pekerja dengan gaji sampai dengan Rp10 juta per bulan.

Kemudian bebas PPh bagi UMKM beromset kurang dari Rp500 juta per tahun, dan lain sebagainya.

“Paket stimulus ini nilainya semua adalah 38,6 triliun,” pungkas Presiden Prabowo. (*/S-01)

BACA JUGA  Hadiri May Day, Presiden Prabowo Janji Selesaikan RUU Ketenagakerjaan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

TIGA tim papan atas Super League, Bali United, Persita Tangerang, dan Madura United berhasil mengamankan tiga poin pada pekan kedelapan kompetisi setelah mengalahkan lawan mereka masing-masing pada Sabtu (31/10). Bali…

Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

KEPOLISIAN daerah Jawa Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh toleransi menjelang penyelenggaraan konser Andrea…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

  • October 31, 2026
Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

Pemkot Bandung Sulap Ruang Bawah Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

  • October 31, 2026
Pemkot Bandung Sulap Ruang Bawah Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

  • October 31, 2026
Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

  • October 30, 2026
90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

  • October 30, 2026
Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

  • October 30, 2026
Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur