Penaikan PBB di Pematangsiantar Dinilai Asal

WARGA Kota Pematangsiantar mengeluhkan penaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kenaikan PBB tersebut terkesan asal-asalan dan tidak melalui kajian dengan melibatkan penilai publik dan lembaga yang kredibel

Salah seorang warga mengungkapkan  saat akan melakukan pembayaran PBB ke kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pematangsiantar, tagihan PBB-nya  mengalami kenaikan hampir 300% dari nilai tagihan sebelumnya.

Saat mengetahui adanya kenaikan drastis PBB tersebut diapun langsung mengajukan keberatan ke pihak BPKD Pematangsiantar dan meminta agar pihak BPKD melakukan peninjauan ulang ke lokasi objek PBB. Dan ternyata berdasarkan hasil peninjauan ulang yang dilakukan oleh petugas BPKD ke lokasi, nilai atau besaran PBB yang harus dibayarkan kembali sebesar tagihan sebelumnya.

BACA JUGA  Kompleks PBB di Gaza Diserang Israel, Satu Pekerja Tewas

Terkesan asal

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Dr Robert Siregar sangat menyayangkan kebijakan yang dilakukan oleh Pemko Pematangsiantar dalam menetapkan kenaikan PBB dimana pihak Pemko Pematangsiantar dalam melakukan kajian terkesan asal-asalan hanya secara gradual bukan berdasarkan kajian spasial.

“Mereka (Pemko) melakukan  penetapan hanya secara gradual. Kemarin rekomendasi kita agar mereka melakukan penetapan dengan kajian berdasarkan kajian spasial,” kata Robert, Rabu (21/8).

Seharusnya Pemko Pematangsiantar lanjut dia harus mengikutsertakan atau melibatkan penilai publik dan instansi lain atau lembaga lainnya untuk melakukan kajian spatial itu.

“Ada lembaga yang bisa dipilih pemko beserta tim ahli,” ungkap dia.

Harus penuhi syarat

Senada dengan Robert, Notaris dan sekaligus Pejabat Pembuat Akta Tanah Dr Henry Sinaga menjelaskan dalam melakukan penilaian PBB-P2 harus dilakukan oleh petugas paling sedikit memenuhi persyaratan minimal lulusan program diploma I dengan pangkat paling rendah pengatur muda dengan golongan II/a atau minimal lulusan sekolah menengah atas dengan pangkat paling rendah pengatur muda Tingkat I dengan golongan II/b

BACA JUGA  Mudahkan Masyarakat, Mall Pelayanan Publik Hadir di Pematangsiantar

“Telah mendapat pendidikan dan/atau pelatihan teknis terkait penilaian PBB-P2 serta memiliki keterampilan sebagai penilai, cermat dan seksama dalam menggunakan keterampilan sebagai penilai,” jelas Henry.

Kemudian tambah dia tidak sedang menduduki jabatan struktural, pemeriksa, penelaah keberatan (PK) atau juru sita dan jujur serta bersih dari tindakan tercela serta senantiasa mengutamakan kepentingan negara.

Dalam hal kriteria petugas jika tidak dapat dipenuhi dari aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Daerah, BPKPD dapat melakukan kerjasama dengan penilai pemerintah atau melalui kontrak kerja dengan penilai publik dan instansi lain yang terkait. (Ais/N-01)

BACA JUGA  Ketua DPD RI Serap Aspirasi Beberapa Elemen Masyarakat

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

SATRESKRIM Polresta Sidoarjo membekuk YH,34, pelaku pencurian dua brankas milik perusahaan otobus (PO) pariwisata DPW Purnama, Buduran, Sidoarjo. Ironisnya, pelaku adalah kernet bus perusahan tersebut. Ia beraksi saat rekan-rekannya lengah…

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

SEPANJANG 2025 jumlah pengguna jasa layanan transportasi Commuter Line mencapai 10,1 juta orang. Angka tersebut didominasi oleh pergerakan pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang setiap hari berpindah antar kabupaten dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

  • February 11, 2026
Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis