Sri Sultan Ingatkan Konsep Eling lan Waspada, Laku Menjaga

SRI SULTAN Hamengku Buwono X mengingatkan agar para pekerja mampu mengenali tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh sendiri terkait dengan kondisi kesehatan.

Hal itu disampaikan pada Pencanangan dan Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Komunitas Perusahaan di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa.

Menurut Gubernur DIY itu pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari laku eling lan waspada, yang mengajarkan manusia untuk senantiasa mengingat, memahami, serta menjaga kondisi tubuhnya masing-masing.

“Eling kepada tubuh yang selama ini kita gunakan untuk bekerja dan mencari nafkah, dan waspada terhadap tanda-tanda kecil yang kadang diabaikan karena kesibukan, tuntutan pekerjaan, atau rasa sungkan untuk memeriksakan diri. Dengan demikian, menjaga kesehatan adalah bentuk tanggung jawab kepada diri sendiri, kepada keluarga, dan kepada masa depan,” ungkap Sri Sultan.

Sering abaikan kesehatan

Cek kesehatan. (Dok/Ist)

Sri Sultan kemudian menyoroti sejumlah kebiasaan yang masih kerap ditemui di lingkungan kerja. Ketika tubuh masih mampu bergerak dan bekerja, perhatian para pekerja terhadap kesehatan sering kali dikesampingkan. Juga, tubuh biasanya baru diberikan waktu untuk beristirahat ketika kondisi sudah benar-benar terasa berat.

BACA JUGA  Pemkab Sleman Mulai Vaksinasi JE Secara Massal

Karena itu, kegiatan yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam memastikan para pekerja dapat menjalankan aktivitas dan pekerjaannya dalam kondisi aman, sehat, dan terlindungi.

“Pekerja yang sehat akan bekerja dengan lebih baik. Keluarga yang merasa aman juga akan lebih tenang menjalani kehidupannya. Karena itu, kegiatan cek kesehatan gratis bagi pekerja memiliki arti penting,” jelas Sri Sultan.

Ditindaklanjuti

Sri Sultan berharap para pekerja tidak hanya menjalani pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menindaklanjuti hasil pemeriksaan tersebut. Dengan demikian, kondisi kesehatan yang telah teridentifikasi dapat memperoleh penanganan maupun langkah pencegahan yang tepat.

“Lingkungan kerja perlu terus diperbaiki, komunikasi antara pekerja, pemberi kerja, pemerintah, dan tenaga kesehatan perlu dijaga. Semoga pencanangan ini menjadi langkah awal untuk tumbuhnya budaya kerja yang lebih peduli, lebih sehat, dan lebih humanis,” tutup Sri Sultan.

BACA JUGA  Sri Sultan Dukung Program Retreat untuk Kepala Daerah

Sementara Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Anna Rina Herbranti menyatakan, kesehatan pekerja memiliki peran strategis bagi daerah, mengingat pengaruhnya akan produktivitas, keberlangsungan usaha, kesejahteraan keluarga, dan daya saing daerah.

Maka dari itu, gelaran ini menjadi wujud sinergi keselamatan dan kesehatan kerja dengan upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian acara dalam menyambut Hari Kesehatan Nasional ke-62 tahun 2026 pada 11 November mendatang.

Target CGK

Menurut Anna capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di DIY masih menjadi catatan penting yang perlu ditingkatkan. Pada 2025, capaian CKG tercatat sebesar 23,30 persen dari target 36 persen. Sementara pada 2026, target CKG ditingkatkan menjadi 46 persen untuk seluruh kelompok umur, dengan capaian sementara sebesar 19,32 persen.

Khusus kelompok usia produktif 15–59 tahun, target CKG pada 2026 ditetapkan sebesar 45 persen, dengan capaian sementara baru mencapai 13,07 persen. Untuk memenuhi target tersebut, diperlukan akselerasi capaian hingga delapan persen per bulan sampai akhir 2026.

BACA JUGA  Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

“Berdasarkan data wajib lapor ketenagaakerjaan di Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat 20.336 perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 296.441 orang. Besarnya jumlah perusahaan dan pekerja tersebut menunjukkan potensi tasaran pemeriksaan kesehatan yang sangat luas melalui tempat kerja. Sekaligus menegaskan pentingnya memperluas deteksi dini karena pekerjaan menghabiskan sebagian besar waktu produktifnya di lingkungan kerja,” jelas Anna.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI turut mendukung DIY dalam penguatan kapasitas deteksi dini dan laboratorium melalui alokasi alat Near Patient Point of Care Testing (NP POCT) untuk 121 puskesmas di DIY. Selain itu, dilakukan pula pendistribusian bahan medis habis pakai (BMHP) untuk mendukung skrining penyakit hati, kanker leher rahim, stroke, diabetes, hingga kesehatan gigi dan mulut, yang diberikan dalam gelaran yang sama. (AGT/A-01)

Related Posts

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

MULAI hari ini, pengunjung Candi Borobudur bisa memilih untuk menetralkan emisi karbon dari perjalanannya, cukup dengan satu pilihan tambahan saat membeli tiket masuk. Pilihan itu dihadirkan melalui Inisiatif Strategis Dekarbonisasi…

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

FILM dokumenter pendek berjudul “The Candles From The Edge” yang disutradarai oleh Aru Dewangga, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

  • October 6, 2026
Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

  • October 5, 2026
Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

  • October 5, 2026
Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

  • October 5, 2026
PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

  • October 5, 2026
Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

  • October 5, 2026
Bantu Mahasiswa UTS,  Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis