Gubernur DIY: Digitalisasi Bukan Soal Banyaknya Aplikasi, Tapi Mudah untuk Rakyat

GUBERNUR DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyatakan bahwa esensi utama dari transformasi digital terletak pada perubahan tata kelola pemerintahan yang mampu meningkatkan pendapatan daerah, menertibkan belanja, mempercepat pelayanan, memperkuat akuntabilitas, serta memberikan kemudahan yang nyata bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan Sri Sultan dalam acara High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diselenggarakan oleh Pemda DIY pada Kamis (16/7) di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta.

“Teknologi hanyalah sarana. Nilainya terletak pada kemanfaatannya. Jangan sampai digitalisasi justru melahirkan berbagai sistem yang berjalan sendiri-sendiri,” tegas Sri Sultan.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi data, keseragaman standar, dan keamanan informasi sebagai fondasi bersama.

BACA JUGA  Kapolri Lepas Ajang Balap Sepeda Tour of Kemala 2025

Saling terhubung

Sri Sultan dalam acara High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). (Dok.Ist)

Lebih lanjut, Gubernur DIY meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah, Bank BPD DIY, dan mitra terkait untuk membangun ekosistem digital yang saling terhubung.

Bank BPD DIY diharapkan mengambil peran lebih kuat sebagai penghubung ekosistem, tidak hanya menyediakan instrumen transaksi, tetapi juga melakukan pendampingan pengguna, perluasan jaringan, hingga penguatan kapasitas aparatur.

Diharapkan digitalisasi tetap berjalan inklusif dengan tetap memperhatikan kemudahan bagi kelompok lanjut usia, penyandang disabilitas, dan wilayah yang keterbatasan konektivitas, serta didukung oleh keamanan sistem yang kuat untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Perlu peningkatan

Sementara Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyebut bahwa berdasarkan asesmen saat ini, Kabupaten Sleman sudah masuk dalam level Digital dengan skor sekitar 89%.

BACA JUGA  Kurangi Pemborosan Pakan, Mahasiswa Fapet UGM Kembangkan NutriForage

Meski sudah berada di level yang baik, Danang mengatakan Sleman masih memerlukan beberapa peningkatan di beberapa sektor agar transaksi digital dapat terealisasi sepenuhnya dan mencapai skor 100%.

“Ini ada masukan dari BI dan Kemenko Perekonomian, transaksi digital saat ini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian utama yang wajib dilakukan oleh Pemerintah Daerah demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan digitalisasi transaksi pendapatan dan belanja daerah oleh seluruh kepala daerah se-DIY.

Agenda strategis ini bertujuan untuk mempertahankan status Pemda Digital pada indeks IETPD DIY, meningkatkan transaksi non-tunai daerah, sekaligus menyusun strategi program kerja tahun 2026 sebagai tindak lanjut Rakornas P2DD 2025.  (AGT/M-01)

BACA JUGA  Aplikasi e-Blangkon Sukses Menaikkan Jumlah Transaksi UMKM di Jawa Tengah

Related Posts

Pertamina Apresiasi Upaya Polda Jateng Amankan Stok BBM

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengapresiasi langkah Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng), khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), dalam mengungkap tiga perkara penyalahgunaan BBM dan LPG…

Tidak lagi Jabat Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Ginanto Pamit ke Sultan

MARSEKAL Muda TNI Toto Ginanto berpamitan kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X pada Jumat (16/10). Perwira tinggi bintang dua TNI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Java United Petik Kemenangan Kedua, Madura United Ditahan Bhayangkara

  • October 16, 2026
Java United Petik Kemenangan Kedua, Madura United Ditahan Bhayangkara

Pertamina Apresiasi Upaya Polda Jateng Amankan Stok BBM

  • October 16, 2026
Pertamina Apresiasi Upaya Polda Jateng Amankan Stok BBM

KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

  • October 16, 2026
KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

Presiden Prabowo Lantik Enam Jenderal Jadi Pembantunya

  • October 16, 2026
Presiden Prabowo Lantik Enam Jenderal Jadi Pembantunya

Tidak lagi Jabat Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Ginanto Pamit ke Sultan

  • October 16, 2026
Tidak lagi Jabat Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Ginanto Pamit ke Sultan

Dua ASN yang Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo, BKN Berikan Penghargaan Setinggi-tingginya

  • October 16, 2026
Dua ASN yang Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo, BKN Berikan Penghargaan Setinggi-tingginya