Pemkot Bandung dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi

PEMERINTAH Kota Bandung memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rapat pembahasan rencana kerja Tahun Anggaran 2026 serta program prioritas daerah di Balai Kota Bandung pada Rabu, (11/3).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menerangkan kolaborasi dengan KPK sangat penting untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, terutama pada tahapan perencanaan hingga pelaksanaan program pembangunan.

Salah satu persoalan yang kerap muncul adalah lemahnya pengawasan saat implementasi program. Ia menilai perencanaan yang baik tidak akan menghasilkan manfaat maksimal jika pelaksanaannya tidak diawasi secara ketat.

“Dari perencanaan ke pelaksanaan itu pengawasannya tidak boleh longgar. Jangan sampai perencanaannya sudah bagus, tapi ketika pelaksanaannya dilepas justru menimbulkan masalah dan keluhan masyarakat,” paparnya.

Tiga area

Dalam rapat tersebut, Farhan menyampaikan tiga area yang menjadi fokus penguatan bersama KPK. Pertama adalah perencanaan pembangunan proyek strategis daerah, termasuk penanganan sejumlah ruas jalan prioritas yang menjadi perhatian pemerintah kota.

BACA JUGA  Kepala Kanwil DJP Bali Larang Wajib Pajak Beri Gratifikasi ke Pegawai

Area kedua adalah pengelolaan serta penyelamatan aset daerah, salah satunya terkait kawasan Teras Cihampelas yang selama ini menjadi sorotan publik.

Sedangkan area ketiga adalah perizinan serta penguatan pendapatan daerah. Farhan menilai potensi pendapatan Kota Bandung sebenarnya sangat besar, namun belum sepenuhnya tergarap secara optimal.

Peningkatan akuntabilitas

“Potensi pendapatan kita besar sekali. Sehingga kita perlu menyempurnakan SOP dan memperkuat pengawasan,” tuturnya.

Menurut Farhan peningkatan akuntabilitas pemerintahan menjadi bagian penting untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Ia mengakui berbagai persoalan hukum yang pernah terjadi menjadi ujian bagi pemerintah kota untuk melakukan pembenahan.

“Kami ingin memastikan pembangunan daerah berjalan efektif dan berkelanjutan sekaligus menghilangkan risiko terjadinya praktik korupsi,” ucapnya.

BACA JUGA  Pemkot Pastikan Beras Oplosan belum Ada  di Kota Bandung

SPI di bawah angka ideal

Sementara itu, Kasatgas Korsup Wilayah II KPK, Arief Nurcahyo menyebut, koordinasi ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi di pemerintah daerah.

Beberapa indikator integritas masih menunjukkan kerentanan terhadap potensi korupsi. Salah satunya terlihat dari nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) yang masih berada di bawah angka ideal.

“SPI Kota Bandung masih berada di area rentan. Artinya masih ada potensi terjadinya tindak pidana korupsi sehingga perlu penguatan sistem pengawasan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, KPK juga mendalami sejumlah sektor yang dinilai rawan. Di antaranya perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan barang milik daerah, serta optimalisasi pendapatan daerah.

BACA JUGA  Teras Cihampelas Ditata, Pemkot Gandeng Kejari dan KPK

Dorong transparansi

Selain itu, KPK juga mendorong transparansi dalam penggunaan anggaran, termasuk dalam pelaksanaan program yang berasal dari usulan pokok pikiran (pokir) DPRD.

“Transparansi, akuntabilitas serta kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Pengguna anggaran memiliki tanggung jawab penuh terhadap program yang dilaksanakan. Karena itu transparansi dan pengawasan internal harus benar-benar dijalankan,” bebernya.

Arief berharap koordinasi ini dapat menghasilkan langkah konkret dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan Kota Bandung serta meminimalkan potensi risiko korupsi sejak tahap perencanaan program pembangunan. (zahra/M-02)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemkot Bandung Pastikan MRLL Gedung Sate – Gasibu Berbasis Kajian

PEMERINTAH Kota Bandung memastikan, penerapan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) dalam penataan kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu dilakukan secara terukur dan berbasis kajian teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.…

Perkuat Budaya Lokal, Wabup Sidoarjo Temui Menbud Fadli Zon

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan kunjungan kerja ke kantor Kementerian Kebudayaan di Jakarta guna menemui Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Senin (27/4) lalu. Pertemuan itu difokuskan pada upaya sinkronisasi program…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Pastikan MRLL Gedung Sate – Gasibu Berbasis Kajian

  • April 29, 2026
Pemkot Bandung Pastikan MRLL Gedung Sate – Gasibu Berbasis Kajian

Menangi Drama Sembilan Gol Lawan Muenchen, PSG belum Aman

  • April 29, 2026
Menangi Drama Sembilan Gol Lawan Muenchen, PSG belum Aman

Perkuat Budaya Lokal, Wabup Sidoarjo Temui Menbud Fadli Zon

  • April 28, 2026
Perkuat Budaya Lokal, Wabup Sidoarjo Temui Menbud Fadli Zon

Sri Sultan Perintahkan Penutupan Daycare tak Berizin

  • April 28, 2026
Sri Sultan Perintahkan Penutupan Daycare tak Berizin

John Herdman Panggil 23 Pemain untuk TC Piala ASEAN 2026

  • April 28, 2026
John Herdman Panggil 23 Pemain untuk TC Piala ASEAN 2026

Pemerintah Siapkan Dana Rp4 triliun untuk Benahi Lintas Sebidang

  • April 28, 2026
Pemerintah Siapkan Dana Rp4 triliun untuk Benahi Lintas Sebidang