KPK Tahan Bupati Rejang Lebong Hingga Akhir Bulan

SETELAH melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (9/3), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menahan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan empat tersangka lainya hingga 30 Maret mendatang. Kelimanya ditangkap atas kasus dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Keempat tersangka lainnya adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Rejang Lebong Harry Eko Purnomo (HEP), Irsyad Satria Budiman (IRS) selaku pihak swasta dari PT Statika Mitra Sarana, Edi Manggala (EDM) selaku pihak swasta dari CV Manggala Utama, serta Youki Yusdiantoro (YK) selaku pihak swasta dari CV Alpagker Abadi.

“KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama, atau sejak hari ini sampai 30 Maret 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK,” ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu.

BACA JUGA  Pakar Hukum Gelar Eksaminasi Kasus Korupsi Mardani H Maming

Ancaman hukuman

Menurut Asep, Fikri Thobari dan Harry Eko selaku penerima dugaan suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan/atau 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kemudian untuk Irsyad Satria, Edi Manggala dan Youki Yusdiantoro selaku pemberi dugaan suap disangkakan melanggar Pasal 605 atau Pasal 606 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Sebelumnya, KPK menangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri, dan 11 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT). Keesokan harinya, KPK membawa Bupati dan Wabup Rejang Lebong bersama tujuh orang lainnya ke Jakarta untuk diperiksa secara intensif. (*/N-01)

BACA JUGA  KPK Tangkap Wali Kota Madiun Bersama Beberapa ASN dan Swasta

Dimitry Ramadan

Related Posts

Eropa Siapkan Rencana jika AS Jadi Keluar dari NATO

ANCAMAN Amerika Serikat untuk meninggalkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) ditanggapi serius oleh negara-negara Eropa. Mereka pun menyusun rencana untuk bertahan jika AS benar-benar menarik diri dari NATO. Rencana itu…

KPK Bakal Geledah Ruangan Pemkab Tulungagung

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan menggeledah sejumlah ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Hal itu dikatakan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu. Menurut Budi, saat ini ruangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Eropa Siapkan Rencana jika AS Jadi Keluar dari NATO

  • April 15, 2026
Eropa Siapkan Rencana jika AS Jadi Keluar dari NATO

KPK Bakal Geledah Ruangan Pemkab Tulungagung

  • April 15, 2026
KPK Bakal Geledah Ruangan Pemkab Tulungagung

Duel Joshua Versus Fury Direncanakan Digelar November

  • April 15, 2026
Duel Joshua Versus Fury Direncanakan Digelar November

Bekuk Kaledonia Baru, Timnas Putri Tempati Posisi Ketiga

  • April 15, 2026
Bekuk Kaledonia Baru, Timnas Putri Tempati Posisi Ketiga

Perluas Layanan Bisnis, Kalog Angkut CPO

  • April 15, 2026
Perluas Layanan Bisnis, Kalog Angkut CPO

Keluarga Korban Desak Eksekusi Dokter TNI AL Terpidana Kekerasan Seksual

  • April 15, 2026
Keluarga Korban Desak Eksekusi Dokter TNI AL Terpidana Kekerasan Seksual