Kecanduan Judol, Pria di Boyolali Nekat Rampok dan Bunuh Anak Tetangga

PRAKTIK judi online kembali menelan korban jiwa. Seorang anak berusia 6 tahun tewas secara tragis dalam aksi perampokan sadis yang dilakukan tetangganya sendiri di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pelaku nekat melakukan kejahatan tersebut karena terlilit utang akibat kecanduan judi online.

Kasus pencurian disertai pembunuhan itu diungkap dalam konferensi pers di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Jumat (6/2). Kapolres Boyolali
AKBP Indra Maulana Saputra. menjelaskan, peristiwa terjadi pada Kamis (29/1) sore di rumah korban, keluarga penjual sate, di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede.

Dalam kejadian itu, seorang perempuan bernama Daryanti (34) mengalami luka berat, sementara anaknya berinisial AO (6) meninggal dunia di lokasi kejadian.

BACA JUGA  Polda DIY Tangkap 7 Pelaku Perampokan di Kantor Damkar

“Pelaku berinisial A (30), yang merupakan tetangga dekat korban. Pelaku ditangkap kurang dari 24 jam kemudian, tepatnya Jumat (30/1) dini hari di wilayah Kudus,” ungkap AKBP Indra.

Terlilit utang

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra. menjelaskan kronologis perampokan di wilayahnya dalam acara konferensi pers. (Dok/Ist)

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku nekat melakukan perampokan karena terlilit utang akibat kecanduan judi online jenis slot. Pelaku bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta, namun tetap tidak mampu menutup utang-utang tersebut.

“Tersangka datang ke rumah korban dengan dalih ingin membayar utang. Namun sebenarnya, ia sudah berniat mencuri sepeda motor korban untuk digadaikan,” jelasnya.

Aksi tersebut berubah menjadi tragedi ketika pelaku melukai korban dan membunuh anak kecil tersebut karena takut aksinya diketahui. Setelah kejadian, pelaku membawa kabur sepeda motor korban dan melarikan diri ke Kudus sebelum akhirnya ditangkap polisi.

BACA JUGA  Bojongloa Kaler Masuk 10 Besar Wilayah Terbanyak Pelaku Judol

Sempat kritis

AKBP Indra menambahkan, kondisi ibu korban yang sempat kritis dan dirawat di ruang ICU kini berangsur membaik dan telah diperbolehkan pulang ke rumah.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan sejumlah pasal berat, di antaranya Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 479 ayat (2) huruf c KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, serta pasal-pasal terkait penganiayaan dan percobaan pembunuhan. Pelaku terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh bahaya judi online.

“Judi online sering kali terlihat sepele di awal, namun dampaknya sangat merusak. Tidak hanya menghancurkan ekonomi keluarga, tetapi juga memicu tindak kriminal dan tragedi kemanusiaan,” tegasnya.

BACA JUGA  Bey Machmudin: ASN di Jabar belum Terdeteksi Main Judol

Polda Jateng mengimbau masyarakat untuk menjauhi segala bentuk perjudian daring dan segera melaporkan jika menemukan praktik judi online di lingkungan sekitar. (Htm/N-02)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penista Agama

SEBANYAK empat orang ditetapkan jadi tersangka dalam kasus penistaan agama saat konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara (Jakut). Menurut Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, keempatnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

  • August 14, 2026
Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

  • August 14, 2026
Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

UGM Gandeng Indosat-NVIDIA Luncurkan AI Technology Center

  • August 14, 2026
UGM Gandeng Indosat-NVIDIA Luncurkan AI Technology Center

Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

  • August 14, 2026
Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

  • August 14, 2026
Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

  • August 13, 2026
Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa