Wagub DIY Ajak Pengurus KONI Tingkatkan Prestasi

WAKIL Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta KGPAA Paku Alam X meminta pengurus KONI Kota Yogyakarta  yang baru  bisa mengutamakan prestasi atlet dan selalu kompak.

Hal itu diungkapkan KGPAA Paku Alam X saat melantik pengurus KONI Kota Yogyakarta masa khidmat 2026-2030 di Grha Pandaha Kota Yogyakarta, Rabu (4/1/2026).

“Mari kita bersama-sama meningkatkan prestasi olahraga di DIY. Jangan hanya sibuk mengurus organisasi, daripada prestasi. Bukan organisasi tidak penting, tapi yang lebih penting lagi adalah kompak, bagaimana para atlet bisa meraih prestasi,” ungkap kata Sri Paduka.

Wakil Gubernur DIY yang juga Ketua Umum KONI DIY ini juga mengajak KONI Kota Yogyakarta bisa turut menyukseskan PORDA DIY 2027. Meski tuan rumah PORDA DIY 2027 adalah Kabupaten Kulon Progo, namun semua kota/kabupaten se-DIY memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam upaya menyukseskannya.

BACA JUGA  PB Peparnas XVII Sediakan 226.548 Paket Makanan untuk Petugas

Sukseskan PON 2028

“Suksesnya PORDA DIY 2027 nanti tentu menjadi langkah sukses juga bagi DIY, dan pada akhirnya akan berakhir pada tujuan utamanya yakni prestasi DIY dalam bidang olahraga. Tentu ini juga menjadi persiapan DIY menyongsong PON 2028 di NTB dan NTT, meski belum ada penetapan resmi soal lokasinya. Tapi apapun dan dimanapun nanti, kita harus tetap siap,” pungkas Sri Paduka.

Sri Paduka berharap pada kepengurusan baru ini mampu menghadirkan inovasi dan membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan. “Selamat bekerja dan mengabdi. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan tanggung jawab,” imbuh Sri Paduka.

Tantangan ke depan

Pada kesempatan itu Ketua Umum KONI Kota Yogyakarta, Dedi Budiono mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab semua pengurus yang dilantik untuk berkontribusi semaksimal mungkin bagi kemajuan prestasi olahraga di Kota Yogyakarta khususnya, dan prestasi olahraga DIY maupun nasional. Ia pun mengungkapkan tantangan sebagai pengurus ke depannya akan semakin berat.

BACA JUGA  Ni Nengah Widiasih Pecah Rekor Pribadi Angkat Berat

“Saya melihat tantangan kami sebagai pengurus akan semakin berat, mengingat persaingan cabang olahraga antar daerah semakin ketat. Namun persaingan yang ketat ini tentu saja menjadi tantangan yang nantinya berdampak positif pada perkembangan olahraga DIY juga.”

“Untuk ini yang perlu dibangun proses persaingan yang sehat, yang sama-sama berkeinginan memberikan kontribusi terbaik,” paparnya. (AGT/N0-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

TIM voli Jakarta Garuda Jaya harus mengakui keunggulan Foolad Sirjan Iranian pada hari kedua AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 pada Kamis (15/05/2026). Dalam duel di GOR Terpadu A. Yani,…

Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

KLUB Jepang, Jtekt Stings Aichi masih terlalu tangguh bagi Nakhonratchasima 3M Film. Saat menghadapi wakil Thailand itu pada laga hari kedua AVC Men’s Volleyball Champions League 2026  pada Kamis (14/05/2026),…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

  • May 14, 2026
Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

  • May 14, 2026
Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

  • May 14, 2026
Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

  • May 14, 2026
Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

  • May 14, 2026
Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas