Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Terbakar, Puluhan Rumah Ludes

KAMPUNG Adat Kasepuhan Ciptamulya di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilalap api, Sabtu (25/7/2026). Puluhan rumah dan berbagai fasilitas ludes terbakar.

Berdasarkan informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Sumber api diduga akibat hubungan arus pendek listrik dari salah satu MCK umum.

Hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sebanyak 51 rumah rusak berat. Selain itu, api juga meludeskan 41 lumbung padi (leuit), 1 bangunan masjid, 1 bangunan PAUD, 2 buah lisung, 6 bangunan warung, 2 MCK umum, serta ditambah 1 unit mobil dan 3 unit sepeda motor.

Korban jiwa

Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan kebakaran melanda dua RT di kampung adat tersebut. Di RT 05, korban terdampak sebanyak 25 kepala keluarga atau 77 jiwa dan di RT 07 sebanyak 26 kepala keluarga atau 86 jiwa.

BACA JUGA  Butuh 25 Jam untuk Padamkan Kebakaran Pabrik di Bekasi

“Hasil pendataan sementara, terdapat 51 KK atau 159 jiwa yang terdampak kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok,” kata Daeng, Minggu (26/7/2026).

Dari jumlah warga terdampak, sebanyak 82 orang laki-laki dan 77 orang perempuan. Mereka terdiri dari lansia laki-laki sebanyak 6 jiwa, lansia perempuan 6 orang, dewasa laki-laki 55 orang, dewasa perempuan 49 orang, remaja laki-laki 9 orang, remaja perempuan 7 orang, anak-anak laki-laki 5 orang, anak-anak perempuan 7 orang, balita laki-laki 7 orang, dan balita perempuan 8 orang.

“Saat ini warga yang terdampak mengungsi di rumah saudara atau tetangga terdekat,” ujarnya.

Status tanggap darurat

Pemkab Sukabumi telah menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran di wilayah tersebut. Penetapannya berlaku selama 7 hari terhitung 25-31 Juli 2026.

BACA JUGA  Satu Mobil Hangus dalam Insiden Kebakaran di Tempat Barang Bekas

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Jawa Barat dan instansi terkait lainnya,” kata Daeng.

Selama diberlakukan status tanggap darurat, di lokasi dibuka posko tanggap darurat bencana. Selama itu pula fokus terhadap pertolongan terhadap warga terdampak, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, perlindungan kelompok rentan, serta pemulihan sarana dan prasarana yang rusak. (Shanum/A-01)

Admin

Related Posts

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

MAHASISWA KKN-PPM UGM Unit Mapai Pangandaran melaksanakan program Edukasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan melalui Komposter dan Ecobrick di Dusun Sanghiangkalang, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Program itu bertujuan…

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, warga Perumahan Surya Regency Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, menggelar turnamen futsal unik antar-RT dengan mewajibkan para pemain bapak-bapak mengenakan kain sarung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

  • August 10, 2026
Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

  • August 9, 2026
Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu,  Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • August 9, 2026
Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

  • August 8, 2026
AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti