Rekor Muri Jadi Kado Istimewa HUT ke-394 Tasikmalaya

SEBANYAK 3.123 porsi opak pada perayaan HUT ke-394 Kabupaten Tasikmalaya, 24-26 Juli berhasil  tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Ribuan porsi opak tersebut disajikan di halaman perkantoran Gedung Bupati Tasikmalaya dan menjadi penyajikan terbanyak pada event Jayantara.

Sajian makanan tradisional khas Jawa Barat tersebut berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) yang sebagai penyajian opak terbanyak. Makanan ringan yang terbuat dari beras ketan dengan tekstur kering dan renyah itu disusun rapi dalam porsi dikemas dalam wadah plastik yang dihiasi pita berwarna-warni.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin mengatakan, seluruh opak yang disajikan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) itu berasal dari sentra produksi opak yang berada di 351 Desa tersebar di 39 Kecamatan. Rekor Muri itu selain menjadi kado istimewa dalam HUT ke-394 Kabupaten Tasikmalaya itu juga tapi menjadi momentum itu memperkenalkan kuliner tradisional daerah tersebut.

BACA JUGA  Ajang Jayantara Priangan Timur Diharap Dorong UMKM Naik Kelas

“Alhamdulillah, rekor Muri ini patut kita syukuri dan jadi simbol kebersamaan, pelestarian budaya lokal serta merupakan kado ulang tahun bagi masyarakat. Selain itu kita harap prestasi itu geliat ekonomi warga meningkat,” ujar, Cecep Nurul Yakin, Minggu (26/7/2027)

Lewati target

Senior Manager Muri, Triyono mengatakan, sajian opak awalnya menargetkan penyajian 2.500 porsi dan setelah dilakukan verifikasi jumlahnya melebih target mencapai 3.123 porsi sehingga tercatat dalam rekor Muri.

“Awalnya, Pemda Tasikmalaya menargetkan 2.500 porsi opak, tapi setelah dilakukan tim verifikator Muri jumlah opak yang tersaji 3.123 porsi,” katanya.

Menurut Triyono, kegiatan itu memberi dampak positif terutama bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

BACA JUGA  Peduli Bumi, AAJI Tanam 1.350 Lidah Mertua di Bandung

“Kami senang karena dengan rekor Muri itu para pelaku UMKM akan semakin bersemangat dan itu berarti akan menggerakkan ekonomi masyarakat,” paparnya. (Yey/M-01)

Related Posts

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

MAHASISWA KKN-PPM UGM Unit Mapai Pangandaran melaksanakan program Edukasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan melalui Komposter dan Ecobrick di Dusun Sanghiangkalang, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Program itu bertujuan…

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, warga Perumahan Surya Regency Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, menggelar turnamen futsal unik antar-RT dengan mewajibkan para pemain bapak-bapak mengenakan kain sarung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

  • August 10, 2026
Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

  • August 9, 2026
Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu,  Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • August 9, 2026
Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

  • August 8, 2026
AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti