SAR Temukan Satu Korban Pesawat Hilang Kontak di Sulsel

HINGGA Minggu (18/1), tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah korban serta sejumlah bagian pesawat ATR 45-500 milik maskapai Indonesia Air Transport  di area operasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku Sar Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, mengatakan operasi pencarian berlangsung dalam kondisi medan ekstrem dengan cuaca yang sangat menantang.

“Sejak pagi hari, tim SAR menghadapi hujan lebat dan kabut tebal dengan jarak pandang terbatas sekitar lima meter di puncak. Kondisi ini berdampak pada pergerakan tim, termasuk pembatalan penurunan vertikal demi menjaga keselamatan personel,” ujar Arif.

Dalam pelaksanaan di lapangan, sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) bergerak sesuai pembagian sektor. SRU 1 melakukan penurunan ke arah barat menggunakan sistem tali. SRU 3 berada di puncak, dengan sebagian personel berhasil menyeberang menuju titik dua.

BACA JUGA  Update SAR : 9 Pack Body Part dan 6 Korban Dievakuasi

Sementara itu, SRU 4 yang berada sekitar 200 meter dari titik misi tidak menemukan akses aman dan setelah berkoordinasi dengan posko induk, diarahkan kembali ke posko.

Untuk mendukung kelanjutan operasi, tim logistik juga dikerahkan menuju puncak guna melakukan penurunan peralatan dan logistik.

Satu korban pesawat hilang kontak dievakuasi

Arif mengungkapkan, tim yang berada di puncak melaporkan penemuan satu korban yang saat ini sedang dievakuasi melalui jalur pendakian. Selain itu, SRU 3 menemukan sejumlah serpihan pesawat berupa bagian rangka dan kursi, serta mengidentifikasi lokasi mesin pesawat berdasarkan laporan visual dari lapangan.

“Pada pukul 14.20 Wita, ditemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki di koordinat 04°54’44” LS dan 119°44’48” BT, berada di kedalaman jurang sekitar 200 meter di sekitar serpihan pesawat. Saat ini proses evakuasi masih berlangsung,” jelas Arif.

BACA JUGA  Sulsel masih Berjuang Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Ia menegaskan, operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel serta memperkuat koordinasi lintas unsur.

“Kami berkomitmen melaksanakan operasi ini secara maksimal, profesional, dan terukur. Setiap langkah diambil berdasarkan analisis risiko di lapangan. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar,” pungkasnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan dan berada di bawah koordinasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar. (Lin/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

PUSAT Studi dan Kebijakan Publik dan Politik (PUSTAKA) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei dan kajian mereka ada dua temuan fundamental yang membutuhkan intervensi kebijakan publik berbasis…

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

WAKIL Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memastikan anak-anak yang terdampak penggeledahan di dua lokasi yang diklaim sebagai pondok pesantren di Sukoharjo dan Karanganyar mendapatkan pendampingan psikologis. Pemprov Jateng akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

  • October 30, 2026
90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

  • October 30, 2026
Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

  • October 30, 2026
Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

KPK Izinkan Pemda DIY Manfaatkan lagi Stadion Mandala Krida

  • October 30, 2026
KPK Izinkan Pemda DIY Manfaatkan lagi Stadion Mandala Krida

Pengiriman Hewan Peliharaan Lewat Kalog Naik 19%

  • October 30, 2026
Pengiriman Hewan Peliharaan Lewat Kalog Naik 19%

KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum

  • October 30, 2026
KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum