
POLDA Jawa Tengah terus mengintensifkan pelayanan dan pengamanan di berbagai objek wisata serta pusat keramaian masyarakat di hari terakhir pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru.
Upaya tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama sisa masa libur.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto, Jumat (2/1). Ia menyampaikan bahwa Operasi Lilin Candi yang berlangsung selama 14 hari sejak 19 Desember 2025 akan berakhir pada Jumat malam pukul 24.00 WIB.
“Di hari terakhir ini, seluruh personel yang terlibat Operasi Lilin Candi tetap menunjukkan komitmen memberikan pelayanan terbaik untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan libur Nataru di Jawa Tengah,” ujar Kombes Pol Artanto.
Pemantauan situasi

Kabid Humas menjelaskan, sejumlah Polres jajaran melaksanakan patroli serta pelayanan langsung di objek-objek wisata yang ramai dikunjungi.
Personel kepolisian aktif melakukan pemantauan situasi, membantu pengaturan arus pengunjung, serta memberikan imbauan secara persuasif kepada wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama beraktivitas.
Pengamanan juga difokuskan di kawasan wisata perairan, seperti waduk, danau, serta pantai, dengan melibatkan jajaran Satpolairud secara intensif.
Imbauan keselamatan
Seperti yang dilakukan Satpolairud Polres Jepara di kawasan Pantai Kartini dan Pantai Tahunan, petugas memberikan imbauan keselamatan kepada wisatawan agar berhati-hati saat beraktivitas di area perairan, menggunakan alat keselamatan, serta mematuhi batas aman yang telah ditetapkan.
Pola pengamanan serupa diterapkan di kawasan wisata pegunungan dan pemandian air panas, salah satunya di objek wisata Guci, Kabupaten Tegal.
Petugas memberikan edukasi kepada pengunjung agar waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi bencana alam, mengingat adanya kejadian banjir yang sempat terjadi di kawasan tersebut beberapa waktu terakhir.
Pengaturan lalu lintas

Selain objek wisata, pengamanan juga difokuskan pada pusat-pusat keramaian masyarakat, seperti kawasan perbelanjaan dan sentra oleh-oleh. Di kawasan Jalan Pandanaran, Kota Semarang, petugas lalu lintas bersama Dinas Perhubungan melaksanakan patroli serta pengaturan arus lalu lintas dan parkir kendaraan.
Melalui pengeras suara, pengunjung diarahkan untuk mematuhi ketentuan parkir dan memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan guna mencegah kemacetan.
Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa seluruh kegiatan pengamanan dilaksanakan dengan mengedepankan strategi pelayanan dan pengamanan yang humanis, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Dalam Operasi Lilin Candi ini, kami mengedepankan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif memberikan imbauan keselamatan, membantu pengunjung, serta memastikan aktivitas masyarakat di lokasi wisata dan pusat keramaian berjalan aman, nyaman, dan tertib,” jelasnya.
Bersinergi dengan instansi
Ia menambahkan, Polda Jawa Tengah akan terus bersinergi dengan instansi terkait hingga berakhirnya Operasi Lilin Candi untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (Htm/N-01)







