Pembangunan Ponpes Al Khoziny Dimulai Target Rampung 2026

PEMBANGUNAN Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny yang baru di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, resmi dimulai pada Kamis (11/12). Groundbreaking dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.

Ponpes baru tersebut dibangun di atas lahan seluas 3.700 meter persegi di Jalan Siwalan Panji II, hanya berjarak ratusan meter dari lokasi ponpes lama. Proyek menggunakan anggaran APBN 2025–2026 senilai lebih dari Rp125 miliar dengan waktu pengerjaan 210 hari. Pembangunan ditarget rampung pertengahan 2026.

Acara groundbreaking turut dihadiri Pengasuh Ponpes Al Khoziny KH Abdussalam Mujib, Bupati Sidoarjo Subandi, serta perwakilan dari Kementerian PUPR, Kementerian Agama, Kementerian ATR, dan Kemendagri.

Muhaimin dalam sambutannya menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem pendidikan pesantren.

BACA JUGA  Konflik Rumah Ibadah di Kecamatan Tarik Menjadi Perhatian Pemerintah

“Hari ini momentum bagi kita semua untuk bahu-membahu menjadikan pesantren lebih nyaman dan aman bagi para santri,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny pasca musibah yang terjadi pada 29 September 2025, yang menewaskan 63 santri.

“Pak Presiden ingin hadir, tetapi menugaskan saya. Beliau punya komitmen penuh terhadap masa depan pesantren karena kontribusi panjang lembaga ini bagi Indonesia,” kata Muhaimin.

Pengasuh Ponpes Al Khoziny, KH Abdussalam Mujib, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan pemerintah.

“Mudah-mudahan langkah pemerintah dalam membangun ulang pesantren kami diridai Allah SWT dan membawa keberkahan,” ujarnya.

BACA JUGA  Ahmad Muhdlor Tak Pernah Perintah Potong Insentif ASN BPPD

Ia juga menegaskan kembali peran pesantren dalam membentuk generasi ulama dan pemimpin bangsa, serta berharap pembangunan baru ini menjadi tonggak penguatan pendidikan pesantren di Sidoarjo dan Jawa Timur.

Pembangunan Ponpes Al Khoziny diharapkan memperbaiki standar sarana prasarana, termasuk fasilitas dasar santri, serta menjadi simbol sinergi pemerintah dan masyarakat dalam memajukan pendidikan keagamaan. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

SATUAN Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo resmi meluncurkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) malam hari melalui program SIMANTAP (SIM Malam, Akhir Pekan, dan Tempat Keramaian). Layanan itu berlokasi di…

Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

KAWASAN di bawah flyover Pasupati, tepatnya setelah Balubur Town Square (Baltos) menuju Jalan Pelesiran, kini memiliki wajah baru. Itu setelah Pemerintah Kota Bandung meresmikan Andalan Kuliner Pasupati (Anderpas) pada Jumat,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United

  • October 31, 2026
Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United

Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

  • October 31, 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

OJK Serahkan Dua Tersangka Kasus BPR DCN Malang ke JPU

  • October 31, 2026
OJK Serahkan Dua Tersangka Kasus BPR DCN Malang ke JPU

Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

  • October 31, 2026
Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

  • October 31, 2026
Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

  • October 31, 2026
Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain