Puluhan Ton Sampah Diangkat dari Sungai Citarum

SATUAN tugas Citarum Harum bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung, aparat kewilayahan, komunitas serta  masyarakat bahu-membahu membersihkan sampah yang tergenang di Oxbow Bojongsoang, Kabupaten Bandung pada Jumat (31/10).

Proses pembersihan dan pengangkutan sampah menggunakan peralatan lengkap, mulai dari perahu sampah dan alat berat ekskavator.
Dari kegiatan pembersihan tersebut, bertruk-truk sampah berhasil diangkut.

Oxbow Bojongsoang yang awalnya tertutup sampah, kini sudah bersih dan air sungai dapat mengalir dengan baik.

Peduli lingkungan

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengatakan, sampah masih menjadi salah satu masalah berulang dalam penanganan Sungai Citarum. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk peduli dengan kondisi sungai dan lingkungan.

BACA JUGA  Banten Buang 3.263 Ton Sampah ke Lingkungan Setiap Hari

“Hal sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan tidak membuang sampah ke sungai. Kalau kita peduli terhadap lingkungan, saya rasa seharusnya tidak ada sampah di sungai,” tuturnya.

Imbauan senada dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih, bahwa penguatan kebiasaan masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah rumah tangga perlu dilakukan, terutama sampah organik.

“Pemilahan dan pengolahan sampah, khususnya organik, harus diselesaikan di rumah tangga. Sampah organik dijadikan pupuk, kompos. Kemudian yang anorganiknya bisa bekerja sama dengan bank-bank sampah,” terangnya.

Pengolahan sampah

Ketua Harian Satgas Citarum Harum Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Thamim menyatakan, edukasi terkait pemilahan dan pengolahan sampah kepada masyarakat akan menjadi salah satu prioritas penanganan Sungai Citarum. Dengan edukasi yang intens dan optimal, masyarakat dapat berkontribusi besar dalam menjaga kebersihan sungai.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Jadikan TPST Baksil Pusat Wisata Edukasi Pengelolaan Sampah

“Pelibatan masyarakat dalam pembersihan sampah di Oxbow Bojongsoang pun menjadi salah satu ruang edukasi. Masyarakat dapat mengetahui bagaimana dampak yang terjadi apabila mereka membuang sampah ke sungai,” tandasnya.

Dapat pelajaran

Sementera itu Siswa SMK Negeri 6 Baleendah Kabupaten Bandung, Eva Maryani yang ikut serta dalam pembersihan sampah Oxbow Bojongsoang menuturkan, dari kegiatan tersebut, dirinya mendapatkan banyak pelajaran. Salah satunya, dampak bahaya dari membuang sampai ke sungai.

“Ada sangat banyak pelajaran dari sini. Sampah kecil yang dibuang ke sungai ternyata dampak negatifnya sangat besar. Tidak boleh lagi buang sampai ke sungai, meski itu ukurannya kecil,” ucapnya. (zahra/N-01)

BACA JUGA  Gita Pertiwi Ingatkan Dampak Program Makan Bergizi Gratis

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori…

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

MESKI terjadi peningkatan konsumsi energi seiring tingginya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran, PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah berhasil memenuhinya. Area Manager Communication, Relations, &…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus