Puluhan Ton Sampah Diangkat dari Sungai Citarum

SATUAN tugas Citarum Harum bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung, aparat kewilayahan, komunitas serta  masyarakat bahu-membahu membersihkan sampah yang tergenang di Oxbow Bojongsoang, Kabupaten Bandung pada Jumat (31/10).

Proses pembersihan dan pengangkutan sampah menggunakan peralatan lengkap, mulai dari perahu sampah dan alat berat ekskavator.
Dari kegiatan pembersihan tersebut, bertruk-truk sampah berhasil diangkut.

Oxbow Bojongsoang yang awalnya tertutup sampah, kini sudah bersih dan air sungai dapat mengalir dengan baik.

Peduli lingkungan

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengatakan, sampah masih menjadi salah satu masalah berulang dalam penanganan Sungai Citarum. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk peduli dengan kondisi sungai dan lingkungan.

BACA JUGA  Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

“Hal sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan tidak membuang sampah ke sungai. Kalau kita peduli terhadap lingkungan, saya rasa seharusnya tidak ada sampah di sungai,” tuturnya.

Imbauan senada dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih, bahwa penguatan kebiasaan masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah rumah tangga perlu dilakukan, terutama sampah organik.

“Pemilahan dan pengolahan sampah, khususnya organik, harus diselesaikan di rumah tangga. Sampah organik dijadikan pupuk, kompos. Kemudian yang anorganiknya bisa bekerja sama dengan bank-bank sampah,” terangnya.

Pengolahan sampah

Ketua Harian Satgas Citarum Harum Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Thamim menyatakan, edukasi terkait pemilahan dan pengolahan sampah kepada masyarakat akan menjadi salah satu prioritas penanganan Sungai Citarum. Dengan edukasi yang intens dan optimal, masyarakat dapat berkontribusi besar dalam menjaga kebersihan sungai.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Berkomitmen Atasi Masalah Sampah

“Pelibatan masyarakat dalam pembersihan sampah di Oxbow Bojongsoang pun menjadi salah satu ruang edukasi. Masyarakat dapat mengetahui bagaimana dampak yang terjadi apabila mereka membuang sampah ke sungai,” tandasnya.

Dapat pelajaran

Sementera itu Siswa SMK Negeri 6 Baleendah Kabupaten Bandung, Eva Maryani yang ikut serta dalam pembersihan sampah Oxbow Bojongsoang menuturkan, dari kegiatan tersebut, dirinya mendapatkan banyak pelajaran. Salah satunya, dampak bahaya dari membuang sampai ke sungai.

“Ada sangat banyak pelajaran dari sini. Sampah kecil yang dibuang ke sungai ternyata dampak negatifnya sangat besar. Tidak boleh lagi buang sampai ke sungai, meski itu ukurannya kecil,” ucapnya. (zahra/N-01)

BACA JUGA  Waduh! Balon Sampah Kiriman Korut Jatuh di Kompleks Kepresidenan Korsel

Dimitry Ramadan

Related Posts

Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

MINYAK goreng yang digunakan secara berulang bisa memberi dampak buruk bagi kesehatan karena mengandung radikal bebas, asam lemak trans dan zat karsinogenik. Di tangan mahasiswa KKN PPM UGM, minyak jelantah…

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

PERBEDAAN latar belakang agama tidak menjadi penghalang bagi Romo Adrianus Fani untuk menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Justru keberagaman yang ia temukan selama menjadi mahasiswa menjadi salah satu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

  • August 13, 2026
Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

  • August 11, 2026
Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

  • August 11, 2026
Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan