Pemkot Bandung Jadikan TPST Baksil Pusat Wisata Edukasi Pengelolaan Sampah

PEMERINTAH Kota Bandung Jawa Barat, akan menjadikan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Babakan Siliwangi (Baksil) Kecamatan Coblong Kota Bandung, sebagai pusat wisata edukasi pengelolaan sampah.

Dipilihnya TPST Baksil sebagai wisata edukasi pengelolaan sampah, karena pengelolaan yang dilakukan sudah bagus. Sehingga layak dijadikan wisata edukasi pengelolaan sampah terpadu.

Persoalan sampah, menjadi hal yang krusial yang dihadapi Kota Bandung. Edukasi masif terkait pengelolaan sampah bagi masyarakat harus terus digencarkan. Salah satunya dengan wisata edukasi pengelolaan sampah.

“Nantinya masyarakat akan diberikan edukasi terkait pengelolaan sampah mulai organik sampai anorganik dan dipandu oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung. Tentu perlu orang yang mampu menjelaskan dan wisata
edukasi sampah ini penting karena akan memberikan nilai manfaat yang luar biasa,” kata Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono (24/5).

BACA JUGA  BPS Catat Inflasi Kota Bandung 1,69%

Sementara itu, Kepala DLH Kota Bandung, Yudy Prayudi mengatakan, TPST Babksil saat ini, telah mempunyai teknologi pengolahan sampah yang
terpadu dan terbarukan. Sampah aman diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk bahan bakar pengganti batubara. TPST Babksil, telah dapat menghasilkan 10 ton RDF yang dijadikan bahan bakar bagi beberapa pabrik tekstil yang ada di sekitar wilayah Kota Bandung.

“Di TPST Baksil ini sekarang tidak hanya mengolah sampah domestik, tapi juga mengolah sampah daun, yang nantinya diolah menjadi RDF,” jelasnya.

Ke depan, lanjut Yudy, TPST Baksil akan menjadi pusat edukasi kepada masyarakat, untuk melihat sampah diolah menjadi energi terbarukan. Dari
mulai sampah masuk sampai menjadi RDF dan dikirim ke pabrik tekstil.

BACA JUGA  Menhub Matangkan Persiapan Angkutan Lebaran 2024 di Jawa Barat

“Saat ini kita sedang menyiapkan sarana prasarananya. Semoga wisata edukasi pengolahan sampah ini dapat segera dibuka bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurut Yudy, selain di TPST Baksil, ada tiga lokasi pengolahan sampah dengan RDF di Kota Bandung, yakni TPS di Jalan Sukabumi Antapani, TPS Enci Azis Andir dan  TPS Batununggal. Khusus untuk TPST Baksil dalam mengelola sampah dengan teknologi RDF ini, Pemeirntah Provinsi Jabar menggeluarkan anggaran Rp3,5 miliar.

“Dengan teknologi RDF ini mampu menampung minimal 10 ton sampah, untuk satu unit mesin di dalamnya. Khusus di TPST Baksil ini terdapat 2 mesin pengolahan yang bisa menampung 20 ton sampah. Kami menargetkan teknologi RDF mulai bisa dilakukan pada Agustus 2024,” tuturnya. (RI/N-01)

BACA JUGA  Koko Koswara Resmi Terpilih Sebagai Ketua DPD Asperapi Jabar 2024-2027

Dimitry Ramadan

Related Posts

160 Personel Manggala Agni Padamkan Karhutla di Riau

UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif. Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, TNI, Polri, serta BPBD memprioritaskan…

Prajurit Kodim Tasikmalaya Diminta Jaga Soliditas dan Peduli Lingkungan

PARA prajurit TNI dan PNS di lingkungan jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya dengan khidmat mengikuti upacara 17-an di halaman Makodim pada Rabu (18/9). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dihantam Galatasaray, Peluang Juventus ke 16 Besar Menipis

  • February 18, 2026
Dihantam Galatasaray, Peluang Juventus ke 16 Besar Menipis

160 Personel Manggala Agni Padamkan Karhutla di Riau

  • February 18, 2026
160 Personel Manggala Agni Padamkan Karhutla di Riau

Pemerintah Perbarui Data PBI Agar Tepat Sasaran

  • February 18, 2026
Pemerintah Perbarui Data PBI Agar Tepat Sasaran

Prajurit Kodim Tasikmalaya Diminta Jaga Soliditas dan Peduli Lingkungan

  • February 18, 2026
Prajurit Kodim Tasikmalaya Diminta Jaga Soliditas dan Peduli Lingkungan

Beda Awal Ramadan, Umat Diminta Jaga Persatuan

  • February 18, 2026
Beda Awal Ramadan, Umat Diminta Jaga Persatuan

Ibunda Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Wafat

  • February 18, 2026
Ibunda Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Wafat