Bantu Peternak, Mahasiswa UGM Ciptakan Mesin Silase Portabel

MAHASISWA Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada berhasil menciptakan mesin pembuat silase portabel. Mesin itu bermanfaat untuk membantu peternak rakyat dalam proses pembuatan silase secara lebih efisien dan terjangkau.

Mesin itu bahkan telah dipatenkan dan dimanfaatkan oleh beberapa peternak mikro. Mesin silase portabel ini dirancang agar peternak dapat memproduksi pakan ternak berkualitas sepanjang tahun, baik di musim kemarau maupun musim hujan.

Dengan demikian, silase yang dihasilkan dapat disimpan dalam waktu lama tanpa kehilangan nutrisi, sehingga kebutuhan pakan ternak tetap terjamin dengan biaya yang lebih hemat.

Berbeda dengan cara tradisional yang masih mengandalkan tenaga manusia untuk memadatkan bahan silase, mesin ini mengandalkan sistem hidrolik yang lebih efisien.

BACA JUGA  UGM Masuk peringkat 41 Versi THE

Beberapa komponen

Alat terdiri dari beberapa komponen, antara lain alat press, empat drum penyimpan silase, corong, pengait, pompa hidrolik, motor listrik, alas segitiga, dan poros utama. Proses pengepresan dilakukan dengan pompa hidrolik yang menggerakkan tuas penekan untuk memadatkan bahan silase secara merata.

“Harapannya mesin silase portabel ini bisa menjadi alternatif dan solusi bagi peternak dalam memenuhi kebutuhan pakan ternaknya dengan efisien dan mudah,”ujar salah satu anggota tim, Noor Rizky Irmasari Hasibuan, Selasa (14/10).

Dosen pembimbing tim, Ir. Satyaguna Rakhmatulloh, S.Pt., M.Sc., IPP., menjelaskan inovasi ini berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi peternak rakyat yang masih kesulitan membuat silase secara manual atau membeli mesin pabrikan dengan harga tinggi. “Kami ingin menghadirkan solusi nyata yang aplikatif dan sesuai kebutuhan peternak kecil, baik dari segi fungsi maupun biaya,” ujarnya.

BACA JUGA  HMSI Prediksi Mobil Angkutan Barang belum akan Migrasi ke Listrik

Kualitas baik

Pembuatan alat waktu itu dilakukan di Bengkel LPP Politeknik Yogyakarta, sedangkan uji coba lapangan berlangsung di Jl. Pulerejo, Kauman, Selomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Hasilnya menunjukkan bahwa mesin ini mampu menghasilkan silase dengan kualitas baik dan waktu pengerjaan yang lebih singkat dibanding metode konvensional.

Melalui inovasi ini, tim berharap mesin silase portabel dapat diproduksi secara luas sehingga mampu mendukung ketahanan pakan dan keberlanjutan usaha peternakan rakyat di Indonesia.

Mesin yang lahir melalui program PKM Karya Inovatif tahun 2022 tersebut didukung oleh beberapa mahasiswa, yaitu Noor Rizky Irmasari Hasibuan, Nina Fiona Putri, Ajeng Saskia Sekar, Salma Dwi Setyowati dan Hans Bastian Wangsa. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Mahasiswa UGM Latih Budi Daya Lebah Klenceng untuk Disabilitas

Dimitry Ramadan

Related Posts

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

KABAR duka menghampiri bangsa Indonesia dan PDI Perjuangan. Putra dari Presiden pertama RI, Soekarno yang juga adik dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri serta pendiri dari Sanggar Seni Mahardhika, Guruh…

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

WAKIL Presiden Gibran Rakabuming mengatakan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk menangani kondisi para pengungsi korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Hal itu diungkapkan Wapres…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

  • September 26, 2026
Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks