
PELATIH Persija, Shin Tae-yong, mengaku puas timnya bisa merebut posisi ketiga Piala Presiden 2026. Pasalnya, dengan skuat seadanya lantaran sejumlah pemain mereka tengah memperkuat timnas Indonesia dan persiapan tim yang juga terbilang singkat, para pemain mampu menunjukan mental dan semangat bertanding luar biasa.
“Saya puas dengan hasil ini (juara tiga). Saya bisa melihat kualitas pemain kami sebelum memulai liga,” ujar Shin Tae-yong seusai laga.
Shin Tae-yong menilai chemistry skuad dan kepercayaan diri para pemain Persija mulai tumbuh. Ia menyebut Piala Presiden 2026 menjadi ajang pemanasan yang pas bagi para pemain untuk menatap liga.
Senada, pemain Persija, Witan Sulaeman dengan persiapan mereka yang mepet, hasil tersebut tidak terlalu buruk. “Saya bangga dengan tim ini. Meskipun baru terbentuk, namun semua menunjukkan tekad untuk menjadi yang terbaik,” ujar Witan.
Persija Jakarta meraih peringkat setelah membungkam Arema FC 3-1. Ketiga gol tim Macan Kemayoran dalam duel di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) siang itu dicetak oleh Witan Sulaeman menit ke-7, Arlyansyah Abdulmanan (73′), dan Victor Dethan (90′. Sementara satu gol hiburan Arema FC dicetak Salim Tuharea (28′).
Kelelahan

Pada bagian lain, pelatih Arema FC Marcos Santos menyebut kekalahan itu akibat jeda waktu yang sangat mepet dari babak semifinal. Ia pun terpaksa harus melakukan sejumlah perombakan pemain.
“Kami harus merotasi beberapa pemain karena kelelahan. Kami tetap mengikuti prosedur dan harus memberikan permainan terbaik kami,” ujar Marcos Santos.
Meski begitu ia menilai para pemain Arema FC sempat tampil percaya diri di babak pertama. Sayangnya, mereka lengah di babak kedua sehingga tim lawan mampu mencuri dua gol.
“Kami semua tahu hasil dari kompetisi ini membuat suporter kecewa. Tapi dari turnamen ini kami banyak mendapat pembelajaran,” ujarnya. (*/N-01)








