Pemkot Banjarmasin Genjot Budidaya Ikan Air Tawar

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Banjarmasin terus menggalakkan budidaya ikan air tawar seiring makin menurunnya populasi ikan di sungai-sungai. Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin mencatat kebutuhan benih ikan di wilayah Kalimantan mencapai 2,6 juta ekor per tahun.

Belum lama ini, BPBAT Mandiangin bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DK3P) Kota Banjarmasin menyalurkan 210 ribu ekor benih ikan air tawar kepada sejumlah kelompok budidaya ikan. Bantuan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin.

“Bantuan benih diberikan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus menambah pasokan ikan air tawar, karena populasi ikan sungai semakin berkurang,” kata Sulaimanth, Kabid Perikanan DK3P Kota Banjarmasin, Jumat (26/9).

BACA JUGA  BSI Tumbuh Double Digit Andalkan Konsep “Sahabat Spiritual”

Beberapa jenis ikan sungai seperti haruan, belida, dan jelawat kini semakin sulit ditemukan. Padahal konsumsi ikan air tawar di Kalimantan Selatan cukup tinggi, tercatat mencapai 65,75 kg per kapita pada 2024, melampaui rata-rata nasional sebesar 58,9 kg.

Kota Banjarmasin sendiri memiliki Tempat Pendaratan Ikan (TPI) khusus air tawar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Setiap hari, belasan kapal pengangkut ikan membawa puluhan ton ikan dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan Tengah.

Koordinator Pembenihan Ikan Air Tawar BPBAT Mandiangin, Agus Darmawan, menambahkan pihaknya harus menyiapkan hingga 4 juta benih per tahun untuk memenuhi permintaan masyarakat. Namun, permintaan sering kali melebihi ketersediaan, terutama untuk jenis nila, papuyu, patin, dan lele.

BACA JUGA  Serapan Gabah dan Beras Bulog Kalsel Lampaui Target

Saat ini terdapat 95 kelompok budidaya ikan air tawar di Kota Banjarmasin yang aktif membantu menyediakan kebutuhan ikan bagi masyarakat. (DS/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, kembali meneguhkan spirit “Gemi, Nastiti, Ngati-ati” sebagai fondasi literasi keuangan yang berakar pada kearifan budaya. Sri Sultan menegaskan…

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menyebut darurat investasi bodong dan pinjaman online ilegal  saat ini terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar, Tasikmalaya, Pangandaran, Sumedang. Akibatnya hal itu berdampak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

  • May 22, 2026
Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

  • May 22, 2026
Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

  • May 22, 2026
Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

  • May 22, 2026
Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

  • May 22, 2026
Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

  • May 22, 2026
Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong