Kemendagri Selidiki Polemik Mutasi ASN di Sidoarjo

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menyebut Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah turun langsung ke lapangan menindaklanjuti laporan terkait mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai tidak sesuai aturan.

Mimik mengaku mengetahui keberadaan tim Itjen saat mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo pada Kamis (25/9) sore. Awalnya, ia hendak mengecek kabar adanya pelantikan susulan pejabat.

“Saya sempat dengar ada pelantikan sekitar jam 4 sore, makanya saya langsung ke BKD. Ternyata tidak ada pelantikan di sana. Saya akhirnya bertemu tim Itjen Kemendagri yang sudah dua hari berada di Sidoarjo. Setelah saya cari tahu, pelantikan dilakukan di ruang kerja bupati untuk tujuh orang,” ujar Mimik, Jumat (26/9).

BACA JUGA  Kemendagri Terima 337 Usulan Daerah Otonomi Baru

Mimik mempertanyakan pelantikan yang dilakukan tertutup di ruang kerja bupati tersebut. Ia juga menegaskan bahwa laporan yang diajukannya ke Kemendagri sudah mendapat respons cepat. “Alhamdulillah laporan saya langsung ditindaklanjuti,” tegasnya.

Menanggapi polemik ini, Bupati Sidoarjo Subandi mengajak masyarakat untuk tetap fokus pada pembangunan daerah dan tidak terpengaruh isu yang berkembang. Ia juga berharap hubungannya dengan Wabup bisa kembali harmonis.

“Mari kita bangun Sidoarjo bersama. Masyarakat tidak ingin lihat pimpinannya saling berargumen. Kita ini pelayan masyarakat, bukan penyebab kegaduhan,” kata Subandi.

Subandi menegaskan seluruh proses mutasi ASN telah sesuai aturan. Menurutnya, Tim Penilai Kinerja (TPK) sudah dibentuk, melibatkan Sekretaris Daerah, dan prosedur berjalan sebagaimana mestinya.

BACA JUGA  Anggaran Minim, Peparnas Solo Harus Tetap Bergulir

“Mulai eselon dua sampai eselon tiga sudah dikoordinasikan, termasuk laporan kepada Wabup. Kalau ada yang bilang tidak dilibatkan, tidak benar juga,” ujarnya.

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), lanjut Subandi, dirinya berwenang melakukan evaluasi dan mutasi ASN demi efektivitas kinerja birokrasi. “Kalau ada ASN yang tidak cocok di posisi tertentu, tugas PPK untuk memutasi. Ini hal lumrah dalam birokrasi,” tegasnya. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

TIM voli Jakarta Bhayangkara Presisi sukses melewati rintangan pertamanya di ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Saat  menghadapi wakil Kazakhstan, Zhaiyk pada laga pertamanya di GOR Terpadu A. Yani,…

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara