Puluhan Orang Jadi Korban saat Bangunan Majelis Taklim Ambruk

JUMLAH korban akibat robohnya bangunan Majelis Taklim Asohibiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu pagi, mencapai lebih dari 80 orang. Hal itu diungkapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Menurut dia, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri sekitar 150 orang jamaah ibu-ibu itu menyebabkan lokasi menjadi penuh sesak. Sebagian berada di dalam, sebagian di luar, dan sebagian lainnya di teras bangunan.

“Teras bangunan berdiri di pinggiran tebing, dan karena kelebihan kapasitas, akhirnya tidak mampu menahan beban. Akibatnya terjadi bencana itu,” katanya.

Ia pun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta semua pihak bersabar menghadapi musibah tersebut.

BACA JUGA  Pemerintah Myanmar Umumkan Masa Berkabung Nasional

“Kami ikut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga keluarga korban diberi ketabahan,” ujarnya.

Terus berkoordinasi

Menurutnya jumlah korban masih bisa bertambah seiring pendataan yang dilakukan tim gabungan di lapangan.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat tiga orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka berat, sedang, maupun ringan.

Korban meninggal dunia yakni Irni Susanti, warga Sukamakmur yang sempat dirawat di RS Medika Dramaga, serta Ulan dan Nurhayati yang ditangani di RS PMI Bogor.

Sementara itu, puluhan korban luka tersebar di berbagai fasilitas kesehatan. Beberapa di antaranya dirawat di RSUD Kota Bogor, RS PMI, RSUD Ciawi, RS Karya Bhakti Pertiwi, RS Marzuki Mahdi, Klinik Sukamaju, Puskesmas Ciomas, hingga Klinik Arafah.

BACA JUGA  Pemkab Sidoarjo Dirikan Dapur Umum di Lokasi Banjir

Petugas gabungan

BPBD melaporkan sejumlah korban luka sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya stabil, namun sebagian besar masih dalam perawatanf. Tiga korban dilaporkan mengalami luka berat, tujuh orang luka sedang, dan 25 lainnya luka ringan.

Menurut laporan BPBD, kejadian berlangsung sekitar pukul 08:30 WIB. Laporan pertama diterima pukul 09:42 WIB dari aparat desa. Tim reaksi cepat (TRC) BPBD bersama TNI, Polri, Damkar, dan relawan langsung dikerahkan ke lokasi.

Petugas gabungan mengevakuasi puluhan korban yang tertimpa reruntuhan bangunan dan membawanya ke rumah sakit terdekat. (*/N-01)

 

BACA JUGA  Integrasi Drone, AI, dan Telepon Pintar Bisa Percepat Pencarian Korban Bencana

Dimitry Ramadan

Related Posts

Demi Keselamatan, Menhut Larang Sementara Pendakian di 9 Taman Nasional

SEIRING meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Tanah Air, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menutup sementara wisata pendakian di sembilan taman nasional yang rentan. Menurut Menhut…

Tabrak Truk Mogok, Seorang Remaja Meninggal Dunia

SEORANG remaja berusia 15 tahun, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Ring Road Utara tepatnya di Dusun Gandok, Depok, Sleman, pada Senin pagi sekitar pukul 06.20…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ukraina Sebut 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Kemlu Lakukan Verifikasi

  • August 31, 2026
Ukraina Sebut 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Kemlu Lakukan Verifikasi

Bekuk Manila Digger, Persib Lolos ke Fase Grup ACL Two

  • August 31, 2026
Bekuk Manila Digger, Persib Lolos ke Fase Grup ACL Two

Demi Keselamatan, Menhut Larang Sementara Pendakian di 9 Taman Nasional

  • August 31, 2026
Demi Keselamatan, Menhut Larang Sementara Pendakian di 9 Taman Nasional

Timnas Indonesia U-20 Ditahan Malaysia di Laga Pertama

  • August 31, 2026
Timnas Indonesia U-20 Ditahan  Malaysia di Laga Pertama

Ada Celah Tindak  Pidana pada Penanganan Barang Bukti Digital di Sidang Perpajakan

  • August 31, 2026
Ada Celah Tindak  Pidana pada Penanganan Barang Bukti Digital di Sidang Perpajakan

Tabrak Truk Mogok, Seorang Remaja Meninggal Dunia

  • August 31, 2026
Tabrak Truk Mogok, Seorang Remaja Meninggal Dunia