
KARNAVAL budaya dalam rangka perayaan HUT ke-80 Provinsi Jawa Barat meninggalkan belasan ton sampah dan kotoran kuda di sejumlah ruas jalan Kota Bandung. Petugas kebersihan pun harus bekerja keras untuk membersihkan tumpukan sampah dan kotoran tersebut.
“Kami menurunkan 100-an personel dan lima kendaraan (truk sampah),” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto Rabu (20/8).
Menurut Darto, petugas melakukan penanganan terhadap sampah yang timbul seusai acara tersebut dari mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 20.29 WIB. Meski begitu bau bekas kotoran kuda masih tercium.
“Jadi fisiknya sudah tidak nampak, tapi baunya itu sampai tadi pagi pukul 7.00 WIB masih tercium, sehingga pukul 09.15 WIB kita melakukan penanganan kembali terhadap sisa-sisa kotoran kuda,” terangnya.
Sisir jalur kirab
Pembersihan kotoran kuda itu, kata Darto, dibersihkan di sekitar Kantor DPRD Jabar sampai di pintu keluar Hotel Pullman. Sedangkan, sampah yang diangkut setelah kegiatan tersebut mencapai 14 meter kubik. Sampah-sampah itu di antaranya bambu, triplek yang bekas-bekas yang dipikul jampana sehingga volumenya besar tapi beratnya enggak terlalu signifikan.
Sedangkan untuk mengatasi bau kotoran kuda lanjut Darto, pihaknya dibantu dinas terkait dari Pemprov Jabar dengan cara menyisir jalur Kirab Budaya. Kemudian pada pagi hari dibantu petugas Damkar, dan DSDABM Kota Bandung.
“Itu kita melakukan penanganan, di sana kita semprot menggunakan air oleh petugas Damkar. Kemudian kami menyemprotkan minyak sereh,” tuturnya.
Darto menambahkan, dengan penanganan tersebut, pihaknya memastikan bau kotoran kuda itu saat ini sudah tertangani dan baunya tidak lagi menyengat.
“Tadi saya cek petugas dari tim kebersihan sedang menangani itu, kemudian barusan saya cek baunya sudah tertangani, jadi yang tinggal kini bau dari minyak,” sambungnya.
Antusiasme warga
Sebelumnya diberitakan, dalam karnaval budaya HUT Jabar, setiap kabupaten/kota menampilkan tradisi, pakaian adat, atraksi kuda dan kereta kencana. Mereka berjalan mulai dari Gedung Merdeka, kemudian saat tiba di Gedung Sate langsung disambut Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Demul bersama sejumlah kepala daerah lalu naik kuda dari Gedung Merdeka hingga Gedung Sate. Aksi itu sempat menarik perhatian warga sekitar di pinggir jalan dan Gasibu. (Rava/N-04)







