Kelas Pos Lengkapi Jurusan Logistik SMK Krian 1

TINGGINYA  peluang usaha di bidang logistik, dimanfaatkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Krian 1 di Sidoarjo dengan membuka Kelas Pos.

Bahkan kini dilengkapi teaching factory (Tefa) dengan menggandeng profesional, melatih langsung siswa bagaimana proses pengiriman barang logistik yang benar.

Diketahui dari data perusahaan riset pasar dan konsultasi strategi global, Imarc Group, pasar logistik Indonesia diproyeksikan mencapai US$131,4 miliar  pada tahun 3033.

Metrik tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata tahun 2025 hingga 2033, terbilang tinggi mencapai 6,84 persen.

Peluang ini dimanfaatkan SMK Krian 1 membuka Kelas Pos, melengkapi jurusan Teknik Logistik yang sudah ada sebelumnya.

Bahkan dilengkapi dengan teaching factory bekerja sama dengan pihak profesional dalam hal ini PT Pos Indonesia.

BACA JUGA  Polda Jatim Bongkar Praktik Repack Minyakita Ilegal di Sidoarjo

“Kami bekerja sama dengan Pos Indonesia untuk berkolaborasi dengan Jurusan Teknik Logistik. Dengan Pos Indonesia untuk pertama kali dilakukan,” kata Kepala Sekolah SMK Krian 1 Sidoarjo Dhini Mekarsari, Senin (28/7).

Di teaching factory logistik ini juga melayani masyarakat umum yang membutuhkan layanan pos.

Petugasnya juga para siswa yang piket secara bergantian, agar mereka memiliki pengalaman yang sama.

“Jadi kita buka layanan Pos untuk masyarakat umum, dan manfaatnya anak-anak setelah lulus sudah bisa diterima oleh dunia kerja,” kata Dhini.

Kelas Pos pertama kali kerja sama dengan PT Pos Indonesia

Sementara Kepala Kantor Pos Sidoarjo, Sandi Yuda Nugraha mengakui bentuk kerjasama dengan pihak sekolah ini memang pertama kalinya.

BACA JUGA  Kalog Bidik Penambahan 70 Titik Layanan Ritel di 2026

Ini contoh riil kerjasama dengan sekolah, artinya para siswa tidak hanya mendapatkan teori tetapi bisa langsung praktik.

“Mereka bisa mengetahui persis alur pekerjaan yang telah dilakukan setiap hari oleh Pos Indonesia, dengan harapan layanan ke masyarat nantinya juga bisa menyenangkan pelanggannya,” kata Sandi Yuda.

Sandi Yuda menambahkan, pekerjaan Pos Indonesia komplek dan rumit, sehingga para siswa harus diajari agar kinerjanya sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur).

“Karena cara kerjanya memang ada SOPnya, bagaimana cara memperlakukan barang-barang yang tidak boleh sembarangan. Termasuk penanganan cairan-cairan. Untuk penerbangan ada sendiri aturannya, untuk kendaraan darat dan laut juga ada sendiri cara penanganannya,” kata Sandi Yuda.  (OTW/S-01)

BACA JUGA  Puspenerbal Gelar Panen Raya Padi Varietas Unggul

Siswantini Suryandari

Related Posts

Antisipasi Kekeringan saat Kemarau, Polda Jabar Bangun Sumur Bor

BIRO Sumber Daya Manusia Polda Jawa Barat mulai antisipasi dampak musim kemarau dengan membangun sumur bor serta menyalurkan air bersih ke sejumlah lahan pertanian milik kelompok tani (poktan) binaan. Upaya…

Farhan Bakal Seret Penebang10 Pohon di Jalan Riau ke Meja Hijau

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan mengambil sikap tegas terhadap dugaan penebangan liar 10 pohon yang terjadi di Jalan RE Martadinata atau Jalan Riau Kota Bandung. Farhan memastikan kasus tersebut akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Villa Redam Perlawanan Perlawanan Indonesia All Stars

  • August 1, 2026
Villa Redam Perlawanan Perlawanan Indonesia All Stars

Juarai Grup B, Persebaya Ditunggu Arema di Semifinal

  • August 1, 2026
Juarai Grup B, Persebaya Ditunggu Arema di Semifinal

Shin Tae-yong Senang Persija Bisa Atasi PSMS Medan

  • August 1, 2026
Shin Tae-yong Senang Persija Bisa Atasi PSMS Medan

PSSI Gelar Piala Soeratin KU-13 dan KU-15, KONI Cianjur Beri Apresiasi

  • August 1, 2026
PSSI Gelar Piala Soeratin KU-13 dan KU-15, KONI Cianjur Beri Apresiasi

Malaysia Hormati Hukum di Indonesia Soal Pilot Penyelundup Narkoba

  • July 31, 2026
Malaysia Hormati Hukum di Indonesia Soal Pilot Penyelundup Narkoba

Bekuk Tampines Roves, Persib Sempurna di Grup A

  • July 31, 2026
Bekuk Tampines Roves, Persib Sempurna di Grup A