Polresta Sidoarjo Gelar Turnamen Voli Pantai U-17 Nasional 

MEMPERINGATI Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Sidoarjo bekerja sama dengan Masyarakat Atlet Voli Indonesia (MAVI) menggelar Kejuaraan Nasional Voli Pantai U-17.

Turnamen bergengsi yang diikuti 16 klub dari 11 provinsi se-Indonesia itu digelar di Kabupaten Sidoarjo pada 23 hingga 27 Juli 2025.

Wakil Kapolresta Sidoarjo Kombes I Made Bayu Suta Sartana mengatakan, turnamen ini menjadi bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat olahraga dalam pembinaan atlet usia dini.

Ajang kejurnas ini menjadi wadah pencarian bibit atlet muda potensial dari berbagai daerah.

Mereka kelak diharapkan bisa mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional seperti Asian Youth Games di Bahrain.

“Turnamen ini kami selenggarakan bekerja sama dengan MAVI sebagai langkah awal menjaring atlet voli pantai nasional dari kelompok usia muda. Harapannya bisa lahir atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat internasional,” kata Bayu, Kamis (24/7).

BACA JUGA  Komplotan Ganjal ATM Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak Polisi

Bila turnamen ini sukses, kata Bayu, kegiatan serupa akan digelar rutin setiap tahun. Tahun depan turnamen ini direncanakan digelar di Palembang, sebagai bentuk kesinambungan pembinaan atlet muda voli pantai Indonesia.

“Dengan doa dan dukungan masyarakat, ini akan menjadi event tahunan. Tahun ini perdana di Sidoarjo, ke depan kami ingin terus lanjutkan kolaborasi positif seperti ini,” kata Bayu.

Voli Pantai U-17 untuk pelajar

Ketua Umum MAVI Pusat Wiji Astutik menyebut turnamen ini bertujuan untuk talent scouting pemain-pemain terbaik dari berbagai daerah.

Total ada 25 tim putra dan 24 tim putri dari jenjang SMP dan SMA (U-17) yang bertanding.

“Ini bukan sekadar turnamen, tapi ajang seleksi atlet menuju Asian Youth Games. Kami ingin menjaring yang terbaik dari seluruh provinsi dan membina mereka secara nasional. Mereka yang lolos akan disiapkan untuk menggantikan pemain senior di masa mendatang,” kata Wiji.

BACA JUGA  Polresta Sidoarjo dan Unesa Luncurkan Klinik Tani Sirkular Milenial

Adapun provinsi yang ambil bagian dalam turnamen ini antara lain: Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, DKI Jakarta, Bali, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.

Dengan semangat Bhayangkara dan pembinaan olahraga yang kuat, Polresta Sidoarjo dan MAVI berharap kejuaraan ini menjadi tonggak baru kebangkitan atlet voli pantai usia muda Indonesia. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kehadiran Apoteker Baru Diharap Tingkatkan Layanan Kesehatan di Garut

KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menghadiri prosesi Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XIII Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Garut (Uniga). Acara…

Polres Tasikmalaya Panen Raya Jagung

POLRES Tasikmalaya bersama Kodim 0612 dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menggelar panen raya jagung di Kampung Cempaka, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Tasikmalaya. Panen jagung tersebut memanen lebih 171 ton…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Drama ‘Peuting Munggaran’ Jadi Puncak Acara Milangkala Tatar Sunda

  • May 18, 2026
Drama ‘Peuting Munggaran’ Jadi Puncak Acara Milangkala Tatar Sunda

Kehadiran Apoteker Baru Diharap Tingkatkan Layanan Kesehatan di Garut

  • May 18, 2026
Kehadiran Apoteker Baru Diharap Tingkatkan Layanan Kesehatan di Garut

Polres Tasikmalaya Panen Raya Jagung

  • May 18, 2026
Polres Tasikmalaya Panen Raya Jagung

Kodim 0612 Tasikmalaya Gandeng OJK Tolak Judol dan Pinjol Ilegal

  • May 18, 2026
Kodim 0612 Tasikmalaya Gandeng OJK Tolak Judol dan Pinjol Ilegal

Gama Abilawa Portable Restraining Box Tingkatkan Efisiensi Pemotongan dan Kesejahteraan Ternak

  • May 18, 2026
Gama Abilawa Portable Restraining Box Tingkatkan Efisiensi Pemotongan dan Kesejahteraan Ternak

Pengamat Nilai Joget Pejabat Sinyal Krisis Etika di Lingkar Kekuasaan Purwakarta

  • May 18, 2026
Pengamat Nilai Joget Pejabat Sinyal Krisis Etika di Lingkar Kekuasaan Purwakarta