Yogyakarta Catat 18 Kasus Leptospirosis di Semester I

DINAS Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat adanya 18 kasus leptospirosis di wilayah ini pada semester I tahun 2025.

“Lima orang diantaranya meninggal dunia, positif leptospirosis,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Pengolahan Data dan Informasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwamah, Rabu (9/7).

Ia menjelaskan kasus leptospirosis ini terjadi di hampir seluruh wilayah kemantren (kecamatan) di Kota Yogyakarta. Kota Yogyakarta memiliki 14 kecamatan atau yang khusus untuk wilayah Kota Yogyakarta disebut dengan kemantren.

Menurut dia, dari 18 kasus tersebut, selain lima orang yang meninggal dunia, 15 lainnya dapat disembuhkan. Dikatakan, yang meninggal dunia termuda usia 18 tahun dan tertua 84 tahun.

Lana membenarkan, kasus leptospirosis di Kota Yogyakarta pada semester I tahun 2025 ini lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2024 lalu. Pada sementer I tahun 2024, ujarnya, tercatat sebanyak 10 kasus dengan dua kematian.

BACA JUGA  Libur Idul Adha Penumpang Commuter Line Yogya-Palur Meningkat

Deteksi dini

Dikatakan tingginya angka kasus leptospirosis ini, sebenarnya tidak terlepas dari kebiasaan hidup bersih, lingkungan hingga gagalnya deteksi dini terjadinya leptospirosis. Sedangkan kasus kematian, disebabkan oleh keterlambatan membawa ke dokter. Apalagi, gejalanya tidak spesifik.

“Biasanya pegal, demam yang kemudian diobati sendiri. Jika tidak berhasil baru dibawa ke puskesmas,” katanya.

Jika penyakit ini sudah mencapai ginjal, katanyam pasien perlu segera cuci darah. “Kalau tidak bisa fatal dan kalau cuci darah bisa segera disembuhkan,” katanya. (AGT/N-01)

BACA JUGA  KAI Uji Coba KA Langsung Gambir - Yogyakarta PP

Dimitry Ramadan

Related Posts

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

TIM voli Jakarta Garuda Jaya harus mengakui keunggulan Foolad Sirjan Iranian pada hari kedua AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 pada Kamis (15/05/2026). Dalam duel di GOR Terpadu A. Yani,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

  • May 14, 2026
Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

  • May 14, 2026
Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

  • May 14, 2026
Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

  • May 14, 2026
Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga