Awas! Ini Penyakit yang Mengintai saat Musim Hujan

BAGI sebagian masyarakat, terutama bagi petani, hujan adalah musim yang sangat dinanti. Karena itu adalah saat mereka untuk mulai bercocok tanam.

Meski begitu hujan yang berlebihan juga tidak disukai sebagian besar masyarakat, termasuk oleh para petani sendiri, nelayan dan petambak. Sebab hal itu biasanya akan menyebabkan banjir, ombak besar, dan gagal panen.

Selain itu musim hujan juga meningkatkan risiko munculnya sejumlah penyakit. Biasanya penyakit yang muncul saat musim hujan akibat udara lembap, genangan air, dan perubahan suhu yang ekstrem.

Beberapa penyakit yang biasanya muncul pada saat musim hujan dan perlu diwaspadai adalah pertama demam berdarah. Penyakit ini disebabkan atau ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

BACA JUGA  Pasien Stroke Butuh Perencanaan Perawatan Lanjutan

Karena masyarakat dianjurkan untuk selalu membersikan tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk, termasuk genangan air.

Penyakit lain yang juga kerap muncul di musim hujan adalah Leptospirosis. Penyakit ini infeksi bakteri yang dapat menyebar melalui air yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus. Gejalanya seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, dan dalam kasus berat, bisa memengaruhi hati serta ginjal.

Kemudian penyakit ketiga yang sangat banyak ditemui adalah Influenza (flu). Hal itu karena udara lembap dan suhu yang lebih rendah mudah memicu penyebaran virus. Mereka yang terkena virus itu biasanya mengalami demam, pilek, batuk, dan badan terasa lemas.

Dan penyakit terakhir yang kerap muncul saat musim hujan adalah diare. Hal itu makanan atau minuman terkontaminasi bakteri. (*/N-01)

BACA JUGA  Pentingnya Mengenali Gejala Penyakit Lupus Sejak Dini

Dimitry Ramadan

Related Posts

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

DALAM rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo membagikan bantuan sosial berupa tiga ton beras kepada masyarakat dan pengemudi…

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan hingga 220 titik pengolahan sampah berbasis kewilayahan. Langkah itu menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

  • July 2, 2026
Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

  • July 2, 2026
Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

  • July 2, 2026
PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

  • July 2, 2026
Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

  • July 1, 2026
Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

  • July 1, 2026
Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri