Ketum Muhammadiyah Resmikan Gedung Medik RSU Assakinah

KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan kehadiran Gedung Medik RSU Assakinah Medika Sukodono Kabupaten Sidoarjo, diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga pasien dari luar daerah.

Pernyataan itu diungkapkan Haedar saat meresmikan Gedung Medik RSU Assakinah Medika Sukodono Kabupaten Sidoarjo, Selasa (8/7).

Menurut Haedar, kesehatan adalah salah satu pilar utama kesejahteraan. Apabila kualitas kesehatan rendah, maka tingkat kesejahteraan masyarakat juga akan ikut terdampak.

Haedar juga menekankan pentingnya semangat pelayanan dan kepedulian sosial dalam setiap aktivitas kesehatan. Rumah Sakit Muhammadiyah, kata Haedar, harus menjadi perubahan dari nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang menjadi prinsip gerakan.

Sinergi institusi

Dok.Ist

“Saya mengerahkan seluruh tenaga kesehatan untuk melayani dengan sepenuh hati. Kita tidak sekadar mengobati, tapi juga berbagi kepedulian. Itu prinsip dasar dalam gerakan Muhammadiyah di bidang kesehatan,” ujar Haedar.

BACA JUGA  Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 5,9 Juta Batang Rokok Ilegal

Haedar juga menekankan pentingnya sinergi institusi pelayanan kesehatan Muhammadiyah dengan rumah sakit pemerintah maupun swasta. Di era sekarang ini, kata Haedar, kolaborasi jauh lebih penting dibandingkan kompetisi.

“Rumah sakit pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan rumah sakit swasta, begitu juga sebaliknya. Kita perlu sinergi,” tegas Haedar.

Tantangan kesehatan

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak yang hadir dalam peresmian itu menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan RSU Assakinah Medika Sukodono. Menurut Emil, kehadiran RS Assakinah Medika akan menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan

Menurut Emil, kesadaran masyarakat untuk berobat saat ini semakin tinggi. Demikian pula dengan tantangan kesehatan masyarakat juga semakin beragam dan komplek. Berbagai permasalahan penyakit terus bermunculan dan membutuhkan penanganan yang lebih baik.

“Pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang ada di rumah sakit Assakinah ini adalah wujud nyata peran Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” kata Emil.

BACA JUGA  Satu Mobil Hangus dalam Insiden Kebakaran di Tempat Barang Bekas

Pembangunan SDM

Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berdirinya rumah sakit tersebut. Dikatakannya organisasi Muhammadiyah terus berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Sidoarjo.

Salah satunya pembangunan kesehatan yang ditunjukkan dengan kehadiran RSU Assakinah Medika Sukodono kali ini. Menurutnya kehadiran rumah sakit umum tersebut juga akan memberi warna pada pembangunan SDM di Kabupaten Sidoarjo.

“Apresiasi luar biasa kepada Muhammadiyah yang senantiasa memberi support dan kontribusinya kepada Kabupaten Sidoarjo dalam mencapai indikator yang sangat vital yakni Human Development Index,” kata Fenny.

Indeks Pembangunan manusia

Fenny mengungkapkan Human Development Index atau Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Sidoarjo tahun 2024 lalu sudah mencapai 82,67. Menurutnya capaian IPM tersebut tidak terlepas dari kontribusi organisasi Muhammadiyah.

BACA JUGA  Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 50 Korban Ponpes Al Khoziny

“Ini tidak terlepas dari peran Muhammadiyah khususnya dalam pelayanan kesehatan,” kata Fenny.

Fenny juga mengungkapkan ada 31 rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Sidoarjo. Keberadaan rumah sakit tersebut memiliki peran penting dalam pencapaian UHC/ Universal Health Coverage.

Peserta JKN-KIS

Dari data terakhir per Mei 2025, capaian keaktifan peserta JKN-KIS Kabupaten Sidoarjo sudah 76,63%. Capaian UHC tersebut bukti komitmen pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan jaminan kesehatan yang adil dan merata kepada masyarakat Sidoarjo.

“Kabupaten Sidoarjo telah berkomitmen untuk UHC non cut off walaupun saat ini masih 70 persen lebih, tapi kami akan terus berusaha mencukupinya menjadi 80 persen,” kata Fenny. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

LEMBAGA pemeringkat internasional Scimago Institution Rankings (SIR) pada  2026  menempatkan UIN Sunan Kalijaga di posisi kelima terbaik di Indonesia dalam bidang hukum. Secara global, kampus ini juga mencatatkan posisi di…

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

SEORANG dokter internship di salah satu RS di Cianjur, Jabar, berinisial AMW (26) dikabarkan meninggal dunia dengan status suspek campak pada Kamis (26/3). Saat mendengar kabar tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

  • March 30, 2026
UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V  Bidang Hukum Versi Scimago

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

  • March 30, 2026
Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

  • March 30, 2026
Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

Tingkatkan Pelayanan, Manajemen Gembira Loka Zoo Naikkan Harga Tiket

  • March 30, 2026
Tingkatkan Pelayanan, Manajemen Gembira Loka Zoo Naikkan Harga Tiket

Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH

  • March 30, 2026
Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

  • March 30, 2026
Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK