Mantan Anggota TNI Serang Dua Anggota Polres Kendal

SEORANG pria yang mengaku sebagai anggota Kostrad menyerang dua anggota Polres Kendal saat bertugas di jalan raya. Insiden yang terjadi pada Kamis (5/6/2025) siang. Akibatnya tak hanya menyebabkan luka pada aparat, namun juga mengungkap bahwa pelaku positif menggunakan narkotika jenis metamfetamin.

Kejadian ini berlangsung di depan Kantor Pemadam Kebakaran Kendal, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 158. Sekitar pukul 13.30 WIB, Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, tengah dalam perjalanan kembali ke Mapolres usai kegiatan panen jagung di Gemuh. Rombongan polisi tersebut melihat sebuah mobil putih bernomor polisi B-1883-VFX yang mencurigakan.

Mobil tersebut melaju zigzag, kaca belakangnya diganti kawat berduri, dan pengemudinya tidak memegang setir. Melalui komunikasi radio, Kapolres memerintahkan anggotanya untuk menghentikan kendaraan tersebut menggunakan sirene dan pengeras suara.

Amankan pelaku

Namun upaya itu justru dibalas agresi. Mobil pelaku menabrak kendaraan dinas polisi. Tak berhenti di situ, pria yang diketahui bernama Budi Hartono alias Kobra (52 tahun) turun dari mobil dan memukul serta mencoba menarik keluar salah satu anggota Polri dari dalam mobil, sambil berteriak mengaku sebagai anggota TNI Kostrad.

BACA JUGA  Polda Jabar Musnahkan 4.599 Knalpot Bising dan 28,9 Kg Sabu

Bripka Muhammad Agyl Setiawan Sadzali dan Briptu Reza Fida Pratama, yang menjadi korban, tetap berusaha menjaga ketenangan. Dalam kondisi diserang, mereka tidak melakukan pembalasan, melainkan mengamankan pelaku secara profesional bersama tim.

“Ini adalah ujian kedewasaan aparat dalam menghadapi situasi yang penuh provokasi. Kami tidak membalas dengan kekerasan,” ujar salah satu saksi di lapangan, Brigadir M. Naharusurur.

Pelaku kemudian diamankan ke Mapolres Kendal. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine, Budi Hartono terbukti positif mengandung zat metamfetamin, jenis narkotika yang umum dikenal sebagai sabu.

Sudah diberhentikan

Dikonfirmasi terpisah, Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Infanteri Ely Purwadi, membenarkan bahwa pelaku merupakan eks anggota TNI yang pernah berdinas di Kodim Kendal.

BACA JUGA  Polres Kendal Ungkap Kasus Deepfake Pornografi

“Yang bersangkutan memang mantan anggota Kodim 0715/Kendal. Namun sudah diberhentikan dengan tidak hormat pada tahun 2018 karena pelanggaran berat,” ujar Letkol Ely saat diwawancarai, Jumat pagi (6/6).

Ia menegaskan bahwa institusinya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polres Kendal. TNI, kata dia, menjunjung tinggi supremasi hukum dan mendukung penuh langkah profesional yang dilakukan jajaran kepolisian.

“Kami tidak akan intervensi. Pelaku bukan lagi bagian dari institusi kami. Kami percaya pada profesionalisme Polres Kendal dalam menangani kasus ini,” lanjutnya.

Beri apresiasi

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, mengapresiasi jajarannya yang tetap mengedepankan penanganan yang tenang dan proporsional dalam situasi penuh ancaman. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi cermin bahwa pendekatan humanis tetap bisa diterapkan dalam situasi genting.

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah Musnahkan 26 Kg Sabu

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tapi juga pelindung masyarakat yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. Tidak mudah menahan emosi saat diserang, tapi anggota kami bisa membuktikan kedewasaan itu,” tegas Kapolres.

Hingga kini, proses penyidikan terhadap Budi Hartono masih berjalan. Polisi juga telah mengamankan kendaraan pelaku dan memeriksa para saksi. Barang bukti berupa mobil Kia Picanto tahun 2004 yang digunakan pelaku, kini diamankan sebagai bagian dari penyelidikan. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

PENYAKIT diare di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat mengalami peningkatan terjadi sejak Januari hingga Juni 2026 tercatat 10.523 orang. Peningkatan tersebut, terjadi saat musim kemarau dan menyebabkan banyak anak-anak, remaja, orang…

OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya memperkuat literasi keuangan generasi muda melalui sekolah pasar modal di Fakultas Ekonomi Universitas Galuh, Ciamis. Bulan literasi keuangan (BLK) bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai investasi legal,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

  • July 2, 2026
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

  • July 2, 2026
OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

  • July 2, 2026
Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

Perluas Jangkauan, Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services di Mall BG Junction Surabaya

  • July 2, 2026
Perluas Jangkauan, Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services di Mall BG Junction Surabaya

Citilink Layani Penerbangan dari Adisutjipto ke Syamsudin Noor, Banjarmasin

  • July 2, 2026
Citilink Layani Penerbangan dari Adisutjipto ke Syamsudin Noor, Banjarmasin

Neraca Perdagangan Jabar Januari – Mei 2026 Surplus US$11,31 Miliar

  • July 2, 2026
Neraca Perdagangan Jabar Januari – Mei 2026 Surplus US$11,31 Miliar