
BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin meminta masukan dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam upaya memperkuat infrastruktur irigasi pertanian dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di wilayahnya guna menjaga produktivitas pertanian dan mendukung swasembada pangan.
Pasalnya, perbaikan sarana irigasi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian dan menjaga produktivitas petani.
“Tadi kita berbincang-bincang terkait dengan upaya kita untuk menjamin supaya produktivitas petani Kabupaten Garut tetap terjaga sesuai harapan dan salah satunya memperbaiki sarana irigasi, primer, tersier dan sekunder untuk menjamin ketersediaan air,” ujar Bupati.
Sekretaris Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI, Dhani Gartina, menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat sektor pertanian. Ia menilai sinergi pemerintah pusat dan daerah penting untuk mengoptimalkan potensi pertanian Garut.
Dhani berharap penguatan infrastruktur pertanian dan perlindungan lahan pangan dapat meningkatkan produksi serta memperkuat kontribusi Garut terhadap ketahanan pangan Jawa Barat dan nasional.
“Sehingga Kabupaten Garut menjadi penyumbang swasembada pangan di Jawa Barat khususnya dan umumnya di Indonesia,” pungkas Dhani. (RO/YY/N-01)







