Ribuan Warga Antre Daging Kurban di Kediaman Wakil Bupati Sidoarjo

KELUARGA Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengurbankan 15 ekor sapi pada Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah.

Pemotongan dan pembagian hewan kurban dilakukan di kediaman keluarga Mimik Idayana di kawasan Komplek Perumahan TNI AL di Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (6/6). Puluhan tenaga dikerahkan untuk proses pemotongan, pengemasan hingga distribusi ke warga.

Daging yang dibagikan dikemas dalam kotak plastik. Namun dalam kotak plastik juga diletakkan selembar daun jati yang berfungsi menyerap bau dan menjaga kualitas daging.

“Semoga dengan menyumbang hewan kurban pada Idul Adha 1446 Hijriah dapat barokah dan bermanfaat bagi yang menerima. Ada 3.500 orang penerima manfaat yang berasal dari 4 desa,” kata Mimik didampingi suaminya Rahmat Muhajirin.

BACA JUGA  Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam Untuk Jemaah Haji

Petugas kesehatan

Sebelum dan setelah dipotong, juga ada petugas kesehatan hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Malang yang melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan sapi kurban, semuanya dinyatakan sehat dan tidak ada permasalahan tentang kesehatan.

Dosen pembimbing Dr drh Dahliatul Qosimah menyampaikan hanya ada salah satu hati sapi ditemukan ada cacing namun hanya sedikit. Sehingga daging hewan kurban tidak ada masalah dan masih aman untuk dimakan.

“Hewan kurban akan tidak aman dimakan saat sebelum disembelih akan terlihat pada mata dan giginya. Jika itu memang ada, seharusnya dirawat dulu agar sehat dan jangan dijadikan hewan kurban. Namun hewan kurban yang di rumah Bu Mimik tidak ada masalah dan semuanya aman untuk dikonsumsi,” kata Dahliatul.

BACA JUGA  Antisipasi PMK, Takmir Masjid Diminta Bantu Awasi Hewan Kurban Idul Adha

Ribuan warga juga sudah antre di sekitar kediaman wakil bupati. Warga penerima sebelumnya sudah didata dan membawa kupon. Setelah menerima daging kurban, mereka juga ditandai dengan tinta pada jari tangan. Sehingga proses pembagian daging kurban berjalan tertib dan lancar. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

PARA peneliti Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Adapting School-Based Asthma Programme: A Multicountry (AdAPT) Study melakukan skrining risiko asma berbasis sekolah…

Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

DINAS Pendidikan Kabupaten Sleman mengurangi durasi jam pelajaran selama bulan Ramadan 2026. Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), satu jam pelajaran yang semula 35 menit dipangkas menjadi 30 menit. “Satu jam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PBI-JK Tak Dihapus, Kemensos Lakukan Validasi Data

  • February 12, 2026
PBI-JK Tak Dihapus, Kemensos Lakukan Validasi Data

Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

  • February 12, 2026
Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

  • February 12, 2026
Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

Bintang Dawson’s Creek James Van Der Beek Berpulang

  • February 12, 2026
Bintang Dawson’s Creek James Van Der Beek Berpulang

“Perfect Crown” Kisah Cinta Kontrak IU dan Byeon Woo Seok

  • February 12, 2026
“Perfect Crown” Kisah Cinta Kontrak IU dan Byeon Woo Seok

Kemenhut Luncurkan MANDARA Platform Data Mangrove Nasional

  • February 12, 2026
Kemenhut Luncurkan MANDARA Platform Data Mangrove Nasional