Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

DINAS Pendidikan Kabupaten Sleman mengurangi durasi jam pelajaran selama bulan Ramadan 2026. Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), satu jam pelajaran yang semula 35 menit dipangkas menjadi 30 menit.

“Satu jam pelajaran untuk SD yang semula 35 menit, selama Ramadan menjadi 30 menit,” kata Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Akhmad Ritaudin, Kamis (12/2).

Dengan penyesuaian tersebut, siswa SD kelas 1 hingga kelas 6 tetap mengikuti delapan jam pelajaran per hari. Kegiatan belajar dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 11.45 WIB. Khusus hari Jumat, pembelajaran hanya enam jam dan selesai pukul 10.00 WIB.

Akhmad menjelaskan, total jam tersebut sudah termasuk pembiasaan pagi seperti mengaji, salat dhuha, hafalan surat pendek, serta kegiatan keagamaan lainnya. Waktu istirahat selama 15 menit juga sudah diperhitungkan dalam jadwal tersebut.

BACA JUGA  Dua Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh

Pembelajaran tatap muka selama Ramadan dijadwalkan berlangsung pada 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Sementara itu, libur awal Ramadan dimulai 18-20 Februari 2026, ditambah akhir pekan 21-22 Februari 2026. Libur pasca-Ramadan berlangsung pada 16-17 dan 23-27 Maret 2026.

“Kegiatan pembelajaran selama Ramadan diarahkan pada penguatan pendidikan karakter, pembiasaan ibadah, aktivitas literasi, serta keterlibatan keluarga dan lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), durasi satu jam pelajaran yang semula 45 menit dikurangi menjadi 40 menit. Dengan delapan jam pelajaran per hari, total waktu belajar berkurang 40 menit.

Adapun untuk jenjang PAUD, satu jam pelajaran dari 30 menit menjadi 25 menit. Sementara TK yang biasanya berlangsung enam jam pelajaran menjadi lima jam, dengan waktu belajar pukul 07.30-10.00 WIB.

BACA JUGA  Siklon Tropis “Luana” Picu Angin Kencang di Sleman

Selain penyesuaian jam belajar, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga mengalami perubahan selama Ramadan. MBG akan diberikan dua kali seminggu dengan menu makanan kering tanpa mengurangi nilai gizinya. (AGT/S-0-1)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

  • May 14, 2026
Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

  • May 14, 2026
Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

  • May 14, 2026
Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

  • May 14, 2026
Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga