Antisipasi PMK, Takmir Masjid Diminta Bantu Awasi Hewan Kurban Idul Adha

DINAS Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali mengaku melakukan sosialisasi kepada ratusan takmir masjid di wilayah kerjanya, sebagai persiapan menghadapi Idul Adha tahun ini. Tujuannya agar mereka bisa mengenali hewan korban yang sehat dan tidak terpapar penyakit ternak, seperti  PMK (penyakit mulut dan kaki) yang masih menghantui kawasan Boyolali.

“Seiring situasi PMK yang masih menghinggapi sejumlah hewan ternak sapi di Boyolali, kami perlu berjaga-jaga dan mengantisipasi menjelang hari raya keagamaan, seperti Idul Adha yang semakin dekat. Kami perketat lagi lalu lintas hewan ternak sapi dan kambing,” ungkap Kepala Dinas Peternakan Boyolali,  Lusia Dyah Suciati di kantornya, Rabu (8/5).

Menurut dia, sejak muncul pelaporan tentang terjangkitinya puluhan hewan ternak sapi dari virus PMK di 3 kecamatan lereng Merapi, maka sapi sapi yang belum terjamah vaksin, terus digeber masif. Situasi kegentingan PMK langsung menurun. Sebagian besar yang terpapar berhasil disehatkan kembali.

BACA JUGA  DMI Latih 160 Jagal Cara Memotong Hewan Kurban Sesuai Syar'i

“Tetapi kan tidak cukup dengan vaksinasi. Kami juga meminta para peternak menjaga betul kesehatan sentra ternak, mulai koordinasi dengan petugas kesehatan hewan,  pelaksanaan disinfektan, baik di kandang maupu  di penampungan,” imbuhnya.

Semakin mendekati Idul Adha, Disnakkan Boyolali juga sudah mengumpulkan para pedagang hewan ternak sapi dan kambing, serta para takmir masjid, agar bisa secara bersama sama mengenali hewan ternak yang akan dijadikan kurban

” Meski hewan ternak terkena PMK masih boleh dikonsumsi dengan cara pengolahan yang benar, tetapi menjadi tanggung jawab Disnakkan untuk memberikan sosialisasi. Sebaiknya yang menjadi hewan korban harus sehat,” tegas Lusia.

Menurutnua dengan berbagai langkah itu diharapkan, ternak yang dijual untuk Idul Adha 2024 semuanya aman. “Kami tidak ingin situasi pasar meredup. Tapi konsekuensinya, setiap penjualan harus ada rekomendasi dari pejabat otorotas veteriner (POV ), yang mengeluarkan surat sehat.

BACA JUGA  Gandrung Sastra dan Menghidupkan Budaya Literasi dari Pinggir

“Jadi kalau ada POV, berarti hewan yang dipasarkan pasti sehat, tidak rentan dari penyakit. Namun begitu tetap saja perlu disosialisasi, baik untuk pedagang dan juga para takmir yang nanti mengurus hewan kurban,” tegas dia sekali lagi.

Kabupaten Boyolali selama ini dikenal sebagai sentra ternak sapi besar di Provinsi Jawa Tengah, dengan populasi per  April 2024 yang mencapai 85.871 ekor sapi potong, dan sapi perah  58.112 ekor. Sementara non-sapi yakni, kerbau ada 646 ekor, dan kambing 49.392 ekor.

Vaksinasi PMK di Boyolali dalam tiga tahun terakhir ini adalah, pada 2022 ada 75.477 ekor sapi divaksin, lalu pada 2023 sebanyak 60.000 ekor sapi dan pada 2024 ada 9.823 ekor sapi yang divaksin.

BACA JUGA  Polda Jateng Tangkap 327 Pelaku Anarki dalam Aksi Demo

“Jadi total sudah menyasar 145.300 ekor sapi yang sudah divaksin,” pungkas Suciati. (Wid/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

MENJELANG Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung kembali menggelar kegiatan penjangkauan gabungan terhadap Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa  menyebut kegiatan…

Pasar Imlek Semawis Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi Jateng

KOMUNITAS Pecinan Semarang kembali menghidupkan tradisi Pasar Imlek Semawis 2026 sebagai ruang perayaan budaya yang inklusif sekaligus penggerak ekonomi rakyat. Ribuan warga lintas etnis memadati kawasan Pecinan Kota Semarang, Sabtu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Hantam Popsivo, JPE Mantap Pimpin Klasemen Proliga

  • February 15, 2026
Hantam Popsivo, JPE Mantap Pimpin Klasemen Proliga

Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

  • February 15, 2026
Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

Pasar Imlek Semawis Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi Jateng

  • February 15, 2026
Pasar Imlek Semawis Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi Jateng

Sikat Brighton, Liverpool Maju ke Babak Kelima Piala FA

  • February 15, 2026
Sikat Brighton,  Liverpool Maju ke Babak Kelima Piala FA

Gibran Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Semarang, Pastikan Relokasi Warga Disiapkan

  • February 15, 2026
Gibran Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Semarang, Pastikan Relokasi Warga Disiapkan

Ketika Netizen Asia Tenggara Bersatu Melawan K-Netz

  • February 15, 2026
Ketika Netizen Asia Tenggara Bersatu Melawan K-Netz