KAI Wisata Gelar Nonton Bareng di Lawang Sewu Dukung Timnas

PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), kembali menghadirkan pengalaman wisata budaya yang unik melalui acara “Nonton Bareng di Lawang Sewu.”

Melalui kegiatan “Nonton Bareng di Lawang Sewu” dalam rangka mendukung semangat sepak bola nasional menuju Piala Dunia 2026.

Kegiatan ini akan digelar di Hall Utama Lawang Sewu dan akan menayangkan pertandingan AFC Asian Qualifiers antara Timnas Indonesia melawan China pada 5 Juni dan lawan Jepang pada 10 Juni.

Acara ini tidak hanya menyuguhkan keseruan nonton bareng, namun juga dilengkapi dengan festival kuliner, games & quiz, serta penampilan musik akustik yang bisa dinikmati mulai pukul 16.00 WIB.

BACA JUGA  Hilgers dan Reijnders Jadi Amunisi Tambahan Timnas Indonesia

Eko Januardi selaku Direktur Operasi KAI Wisara mengatakan penonton cukup membayar harga tiket Rp50.000 sudah bisa menikmati acara nonton bareng.

Harga tersebut  sudah termasuk akses masuk ke area heritage Lawang Sewu. Tiket dapat dibeli secara daring melalui situs resmi bit.ly/nobarlawangsewu.

Acara ini akan dibuka melalui pintu hall utama Lawang Sewu pukul 16.00 WIB.

KAI Wisata berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat semakin mengenal dan mencintai tempat-tempat bersejarah, karena dari tempat ini semangat kebersamaan dan cinta Tanah Air bisa tumbuh.

“Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang tak hanya seru, tapi juga membekas, dan membuat masyarakat semakin bangga dengan kekayaan budaya yang kita miliki,” kata Eko Januardi, Selasa (3/6).

BACA JUGA  Ditebas Jepang, Timnas Indonesia Terpuruk di Dasar Klasemen

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata transformasi ruang heritage sebagai pusat aktivitas publik yang dinamis, inklusif, dan membangkitkan rasa memiliki terhadap sejarah bangsa.

“Kami ingin memberikan cara baru menikmati Lawang Sewu, bukan hanya sebagai tempat wisata sejarah, tetapi  juga ruang kebersamaan dan hiburan yang membangkitkan semangat nasionalisme.” tutup Eko. (Htm/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Amphibi Jatim Tawarkan Penanganan Sampah dengan Mesin Extruder

ALIANSI Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur menawarkan teknologi mesin extruder kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai solusi menekan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tawaran…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan