158 Pelari Asing Ikut Bank Jateng Borobudur Marathon 2025

SEBANYAK 158 pelari asing dari 26 negara akan ikut ambil bagian dalam perhelatan Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 pada 16 November mendatang di Candi Borobudur, Magelang.

Keikutsertaan elite runners dari berbagai penjuru dunia ini lantaran event tersebut mendapatkan sertifikasi Elite Label dari World Athletic pada tahun ini.

Terdapat tiga kategori lomba, yakni marathon (42,195 kilometer), half marathon (21,1 km), dan 10 km.

Event itu disebut bakal diikuti lelari elite nasional dan amatir. Selain itu akan diikuti oleh 158 pelari asing dari 26 negara. Adapun total kuota pesertanya sebanyak 10.500 orang.

“Ini menuju satu dekade (Borobudur Marathon). Tentu saja teman-teman menawarkan suasana baru, rute baru,  dan juga kegiatan-kegiatan baru,” kata Sekda Provinsi Jateng, Sumarno, Jumat (23/5).

BACA JUGA  Pertukaran Pemuda Jateng - Tiongkok Tingkatkan Kerja Sama

Sekda Provinsi Jateng, Sumarno hadir dalam peluncuran Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 di Kampung Seni Borobudur, Kabupaten Magelang didampingi Dirut Bank Jateng, Irianto Harko Saputro.

Sumarno mengatakan ajang sport tourism seperti halnya Borobudur Marathon merupakan bagian dari program Pemprov Jateng untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Sebab, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jateng banyak ditopang dari sektor konsumsi.

“Maka strateginya adalah dengan mendatangkan orang dari luar Jateng, agar berbelanja di Jateng. Pintunya dari pariwisata. Borobudur Marathon itu bentuk sport tourism,” kata dia.

Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 dongkrak perekonomian

Tercatat, perputaran ekonomi selama gelaran Borobudur Marathon meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2023, perputaran ekonomi mencapai Rp61,6 miliar. Tahun 2024 meningkat menjadi Rp73,9 miliar.

BACA JUGA  Pemprov Jateng Dorong Perusahaan Serap Tenaga Kerja Lokal

Sumarno menyatakan, masyarakat Kabupaten Magelang dengan segenap keramahtamahannya siap menyambut pelari dari dari berbagai negara pada ajang tersebut.

Sementara Irianto Harko Saputro mengatakan dengan menjadi sponsor utama, pihaknya yakin akan potensi ekonomi kerakyatan.

Ajang tersebut menjadi peluang besar yang tak hanya dari lini pembiayaan, akan tetapi belanja melalui QRIS Bank Jateng, ATM, dan EDC Bank Jateng, kembalinya juga akan ke Jateng.

Bank Jateng, kata dia, punya kewajiban memberikan deviden untuk pembangunan Jateng, supaya perekonomian tumbuh.

“Kami juga akan kurasi UMKM dari 35 kabupaten/kota se-Jateng,  baik kuliner hingga kerajinan tangan untuk dihadirkan,” ucapnya. (Htm/S-01)

BACA JUGA  KEK Kendal Terbukti Turunkan Kemiskinan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

SEBANYAK Lima Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaksanakan panen raya jagung secara serentak. Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan penanaman jagung dalam program Desa Binaan Imigrasi…

  • Blog
  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai peta persaingan sepak bola di Asia Tenggara semakin kompetitif. Negara-negara ASEAN terus meningkatkan kualitas tim, termasuk melalui rekrutmen pemain naturalisasi dan pemain dari berbagai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Vikram Sinha Kembali Jabat Presiden Direktur dan CEO PT Indosat Tbk

  • September 30, 2026
Vikram Sinha Kembali Jabat Presiden Direktur dan CEO PT Indosat Tbk

Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

  • September 30, 2026
Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

Kejaksaan Tinggi DIY Tahan Dua Petinggi BUKP Tegalrejo Kota Yogyakarta

  • September 30, 2026
Kejaksaan Tinggi DIY Tahan Dua Petinggi BUKP Tegalrejo Kota Yogyakarta

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR