Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Pendatang

PASCAMUDIK  Lebaran, Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) bersiap menghadapi lonjakan pendatang baru yang berpotensi meningkatkan urbanisasi. Untuk mengatasinya pemkot setempat melakukan berbagai langkah antisipatif dalam mengendalikan masuknya penduduk baru.

“Urbanisasi ini selalu terjadi setiap tahun. Berangkat dua, balik bisa lima orang. Karena itu, di setiap pintu masuk kendaraan umum, kami lakukan pemeriksaan dan pelaporan khusus, terutama terkait administrasi kependudukan,” ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Farhan mengakui, meskipun upaya pengawasan dilakukan, masih ada rembesan pendatang yang lolos. Oleh karena itu, pemkot  juga akan melakukan penyisiran ke wilayah-wilayah yang sering menjadi tempat penampungan pendatang baru.

“Selain itu, kami juga telah menyiapkan pos pengawasan di beberapa lokasi strategis, seperti terminal dan stasiun, hingga H+7 Lebaran atau 8 April 2025,” jelas Farhan.

BACA JUGA  Pemkot Pastikan Beras Oplosan belum Ada  di Kota Bandung

Lebih terkendali

Menurut Farhan, pada 8 Maret 2025, pemkot akan mulai mengevaluasi langkah-langkah ini. Ia ingin memastikan bahwa arus masuk pendatang, bisa lebih terkendali demi kenyamanan warga Kota Bandung.

“Kami ingin memastikan bahwa arus balik berjalan lancar, termasuk dalam hal administrasi kependudukan,” papar Farhan.

Nantinya lanjut Farhan, posko pengawasan didirikan juga bertugas menyisir pendatang baru yang tidak terdata secara resmi. Ini dilakukan guna mencegah lonjakan urbanisasi yang tidak terkendali di Kota Bandung.

Posko pengawasan ini akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan aparat kepolisian untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas serta mengawasi potensi gangguan keamanan di titik-titik rawan. (Rava/N-01)

BACA JUGA  Komitmen Pemkot Bandung Berantas Parkir Liar Dipertanyakan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

  • May 14, 2026
Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

  • May 14, 2026
Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun