Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, TPID Gelar Gerakan Pangan Murah

UNTUK menyambut Hari Raya Idul Fitri, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pematangsiantar bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar, dan PT Pertamina Patra Niaga berkolaborasi menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah sekaligus Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) dan Trade In di Lapangan Adam Malik, Kota Pematangsiantar.

Wakil Walikota Pematangsiantar mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dalam rangka mengendalikan inflasi, khususnya inflasi pangan.

“Gerakan Pangan Murah merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan di pasar, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan. Program ini dilaksanakan dengan mendistribusikan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau di berbagai wilayah, terutama di daerah yang mengalami atau berpotensi mengalami lonjakan harga,” ujarnya

BACA JUGA  Mudahkan Masyarakat, Mall Pelayanan Publik Hadir di Pematangsiantar

“Dengan demikian, masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan dengan harga yang stabil meskipun permintaan meningkat,” lanjut Herlina.

Tradisi masyarakat

Sementara itu, SERAMBI lanjut dia merupakan layanan penukaran uang kepada masyarakat yang diselenggarakan untuk menyambut perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1446 H, melalui ketersediaan uang yang cukup dan berkualitas.

“Hal ini sejalan dengan tradisi masyarakat Indonesia untuk bersilaturahmi pada momen Hari Raya Idul Fitri, termasuk berbagi kebahagiaan dengan memberikan uang,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan Festival Trade In 2025, yakni menukarkan tabung LPG 3 kg dengan tabung 12 kg atau 5,5 kg + isi dengan promo menarik yang diadakan oleh Pertamina untuk masyarakat Kota Pematangsiantar.

BACA JUGA  Ini Cara Daftar Subsidi Tepat untuk Dapatkan QR Code Pertalite

“Kini saatnya beralih ke tabung LPG yang lebih besar dan lebih efisien,” katanya.

Hasil kolaborasi

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar Pardamean Manurung menyampaikan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi KPw BI Pematangsiantar dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

“Ini kolaborasi pertama di 2025 dan merupakan hasil pertemuan TPID Kota Pematangsiantar beberapa waktu lalu,” kata Pardamean. (Ais/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Raih Penghargaan dalam Penurunan Stunting

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Terbaik II Tingkat Provinsi dalam Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan itu diberikan berdasarkan penilaian kinerja dan komitmen…

KDM Siap Sempurnakan Pelaksanaan SPMB

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta masyarakat khususnya para orang tua yang akan memasukkan anak-anak mereka ke bangku SMA/ SMK untuk tidak panik menghadapi proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sukses Atasi Mozambik, John Herdman Puji Semangat Pemain

  • June 9, 2026
Sukses Atasi Mozambik, John Herdman Puji Semangat Pemain

Pemprov Jabar Raih Penghargaan dalam Penurunan Stunting

  • June 9, 2026
Pemprov Jabar Raih Penghargaan dalam Penurunan Stunting

KDM Siap Sempurnakan Pelaksanaan SPMB

  • June 9, 2026
KDM Siap Sempurnakan Pelaksanaan SPMB

Jabar Promosikan Teh, Kopi dan Kakao di WIITEX 2026

  • June 9, 2026
Jabar Promosikan Teh, Kopi dan Kakao di WIITEX 2026

UIN Sunan Kalijaga Buka Jurusan Magister Matematika

  • June 9, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Jurusan Magister Matematika

Keluhkan PCMB Jabar,  Dedi Mulyadi Diserbu Orang Tua Murid

  • June 9, 2026
Keluhkan PCMB Jabar,  Dedi Mulyadi Diserbu Orang Tua Murid