
BANJIR yang merendam Dusun Beluk Desa Jombok dan Dusun Kedondong Desa Blimbing Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang, Jawa Timur mulai surut, Minggu (15/12).
Kasi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Jombang, Syamsul Bahri menjelaskan tinggi permukaan air di Dusun Beluk 155 cm berangsur surut.
“Di Dusun Kedondong, tinggi permukaan 5 cm-60 cm juga turun drastis,” kata Syamsul Bahri, Senin (16/12).
Sebelumnya Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau lokasi penanganan banjir di Kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (14/12).
Mensos mengecek langsung dan memastikan langsung kebutuhan para pengungsi tercukupi.
“Kita selalu kolaborasi di setiap penanganan darurat seperti ini. Bantuan pasti berlimpah, sekarang tinggal kita layani pengungsi ini dengan baik,” kata Mensos saat di Jombang.
Gus Ipul memastikan seluruh kebutuhan para pengungsi dan warga terdampak telah tercukupi dengan baik.
“Saya bersama Pj. Gubernur Jawa Timur dan Pj. Bupati Jombang memberikan dukungan kepada para pengungsi dan warga terdampak banjir,” tegasnya.
Kemensos telah menyediakan kebutuhan logistik dan pendirian tenda pengungsian bekerja sama dengan dinas sosial provinsi dan kabupaten/kota.
“Di situ kita siapkan kasur, bantal, family kit, terutama untuk keperluan anak-anak dan ibu-ibu, makanan juga susu,” terangnya.
Di Jombang, Mensos mengunjungi dua posko pengungsian. Pada dua posko tersebut, tercatat saat ini masih terdapat 166 orang terpaksa harus mengungsi akibat banjir setinggi 30-100 sentimeter yang masih merendam rumah-rumah warga.







