Istilah Rambo vs Sambo Pengaruhi Elektabilitas di Pilgub Jateng

PENGAMAT politik, Burhanuddin Muhtadi menyebutkan jika istilah Rambo vs Sambo memiliki pengaruh dalam kontestasi Pilgub Jateng 2024. Ia menyebutkan hal itu menjadi tantangan besar bagi pasangan calon Luthfi-Yasin dalam menghadapi pergerakan pasangan calon Andika-Hendi.

Burhanuddin menyebut dirinya merujuk pada rilis survei yang dikeluarkan oleh berbagai lembaga yang menyebutkan pasangan Andika-Hendi kini lebih unggul dibanding pasangan Luthfi-Yasin.

“Memang survei LSI Denny JA itu mengatakan bahwa di Jawa Tengah Ahmad Luthfi unggul signifikan. Tetapi karena LSI Denny JA tidak masuk Persepi, saya tidak ambil sebagai referensi, karena kalau masuk Persepi kan diaudit datanya. Jadi saya abaikan yang LSI Denny JA,” tutur Burhanuddin dalam sebuah acara bincang di televisi.

BACA JUGA  Polda Jateng dan TNI Latihan Penanggulangan Konflik Pilkada

Lebih lanjut Burhanuddin menyebutkan bahwa situasi saat ini kurang baik untuk Luthfi-Yasin. Meski diendorse oleh Jokowi dan Prabowo tetapi konstituen Kim-Plus tidak bulat memilih pasangan calon nomor urut 2 tersebut.

“Partai pendukung Pak Luhtfi ini, KIM-Plus itu total 73%. Tetapi yang memilih Luthfi menurut Kompas maupun SMRC itu kurang dari 50%, padahal kekuatan partai 73%,” jelasnya.

Guilty by association

Sementara itu Burhanuddin juga menyinggung soal istilah Rambo vs Sambo yang terus bergulir di Jawa Tengah.

“Pak Luthfi ini punya tantangan karena beliau berasal dari Jenderal Polisi itu beliau terkena guilty by association, jadi dia diasosiasikan seperti polisi yang lain,” sebutnya.

“Diasosiasikan seperti Rambo, Pak Andika ini, sedangkan Pak Luthfi dianggap seperti Sambo. Pak Andika di kertas suaranya Jenderal TNI disebut. Pak Luthfi tidak menampilkan latar belakang Jenderalnya. Kemudian jangan lupa baju yang dipilih oleh Pak Andika baju hijau, hijau tentara,” ungkapnya.

BACA JUGA  Polda Jateng Sterilkan Kantor Bawaslu Jelang Pilkada 2024

Sementara itu ketika ditanya terkait strategi yang bisa mematahkan perguliran istilah Rambo vs Sambo di Pilgub Jateng 2024, Burhanuddin justru menyebut belum tahu.

“Saya tidak tahu, lagi – lagi saya membatasi untuk tidak bicara di luar yang saya tahu dan saya teliti,” kilahnya. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

DIREKTORAT Jenderal Imigrasi memperkuat pencegahan dari hulu melalui 21 Desa Binaan Imigrasi dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY Yuni Santi Nurani mengatakan, 21…

Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

PENANGANAN masalah sampah dan percepatan transformasi digital menjadi dua agenda strategis yang akan terus diperkuat Pemerintah Kota Bandung dalam membangun kota yang lebih maju dan berkelanjutan. “Tantangan terbesar yang dihadapi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

  • September 25, 2026
SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java