Kota Sukabumi Berbenah Setelah Direndam Banjir Besar

PEMERINTAH Kota Sukabumi masih melakukan penanganan pascabencana banjir.

Sekaligus menyalurkan bantuan serta menyasar lokasi lain yang dikhawatirkan belum terdata.

Dampak bencana hidrometeorologi di Kota Sukabumi jadi atensi Pemprov Jabar.

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, meninjau sejumlah lokasi terdampak cuaca ekstrem di Kota Sukabumi, Rabu (6/11).

Bey cukup terkejut dengan dampak yang ditimbulkan cuaca ekstrem di Kota Sukabumi. Tingkat kerusakannya relatif cukup parah. “Ini tentu cukup berat bagi masyarakat,” kata Bey.

Tak hanya di Kota Sukabumi, dampak cuaca ekstrem yang terjadi Selasa (5/11/2024), juga terjadi di Kabupaten Bandung.

Menurut Bey, saat ini memang tengah terjadi peralihan musim dari kemarau ke hujan.

BACA JUGA  Banjir di Kabupaten Bandung Rendam 1.169 Rumah

Di masa transisi itu memicu potensi cuaca ekstrem. Kondisinya terjadi hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang serta petir.

“Hujan ekstrem diprediksi terjadi sampai Februari 2025. Warga harus berhati-hati,” ungkapnya.

Bey mengingatkan masyarakat agar bisa menjaga lingkungan. Pasalnya, di lokasi dia menemukan sampah yang kemungkinan terbawa saat terjadi banjir.

“Kita melihat banyak sampah yang menumpuk di sungai. Kemungkinan ada yang buang sampah sembarangan,” kata Bey.

“Lalu harus diperhatikan juga bangunan di garis sempadan sungai. Pemerintah kota dan kabupaten harus lebih tertib lagi menerbitkan izin,” pungkasnya.

Banjir Kota Sukabumi jadi atensi

Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengatakan pascabencana, perkembangan kondisi di lapangan terus ditangani dan dipantau.

BACA JUGA  Pemkab Pati Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 6 Februari

Hal itu untuk memastikan tak ada warga yang telantar pascabencana. “Beberapa rumah yang kami kunjungi mengalami kerusakan akibat luapan air dari sungai,” kata Kusmana.

Ia memastikan para pengungsi yang terdampak telah mendapat bantuan tempat tinggal sementara.

Di Kelurahan Cikondang misalnya, terdapat sejumlah masyarakat yang saat ini mengungsi.

“Untuk yang perempuan ditempatkan di aula, sementara laki-laki juga mendapat tempat terpisah untuk beristirahat,” ujarnya.

Kusmana menekankan pentingnya penanganan kolaboratif antara pemerintah daerah dan provinsi  merespons kebencanaan.

Ia menegaskan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah di Jawa Barat dalam upaya pemulihan pascabencana.

“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Dinas PUTR, dan Dinas PSDA Provinsi Jawa Barat dalam upaya pemulihan pascabencana serta peningkatan kesiapsiagaan di kawasan rawan banjir,” pungkasnya. (Zea/S-01)

BACA JUGA  Banjir Rokan Hulu Putus Akses Jalan Antar Daerah

Siswantini Suryandari

Related Posts

Antisipasi Kekeringan saat Kemarau, Polda Jabar Bangun Sumur Bor

BIRO Sumber Daya Manusia Polda Jawa Barat mulai antisipasi dampak musim kemarau dengan membangun sumur bor serta menyalurkan air bersih ke sejumlah lahan pertanian milik kelompok tani (poktan) binaan. Upaya…

Farhan Bakal Seret Pelaku Penebangan 10 Pohon di Riau ke Meja Hijau

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan mengambil sikap tegas terhadap dugaan penebangan liar 10 pohon yang terjadi di Jalan RE Martadinata atau Jalan Riau Kota Bandung. Farhan memastikan kasus tersebut akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buat Film Anti-korupsi dan KDRT, Sule Ingin Bantu Edukasi Warga Tasikmalaya

  • July 31, 2026

Antisipasi Kekeringan saat Kemarau, Polda Jabar Bangun Sumur Bor

  • July 31, 2026
Antisipasi Kekeringan saat Kemarau, Polda Jabar Bangun Sumur Bor

Farhan Bakal Seret Pelaku Penebangan 10 Pohon di Riau ke Meja Hijau

  • July 31, 2026
Farhan Bakal Seret Pelaku Penebangan 10 Pohon di Riau ke Meja Hijau

Raih Peringkat AA/Stable dan Predikat Sehat, Kalog Perkuat Kepercayaan Pelanggan

  • July 31, 2026
Raih Peringkat AA/Stable dan Predikat Sehat, Kalog Perkuat Kepercayaan Pelanggan

Viral Ribuan Ikan Tembang Terdampar di Pantai Kolaka, Ini Kata BMKG

  • July 31, 2026
Viral Ribuan Ikan Tembang Terdampar di Pantai Kolaka, Ini Kata BMKG

Kemendikdasmen Kirim 5,5 Juta Buku ke 24.609 SD dan SMP

  • July 31, 2026
Kemendikdasmen Kirim 5,5 Juta Buku ke 24.609 SD dan SMP