Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Daop 6 Intensifkan Mitigasi

PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogjakarta intensifkan mitigasi kebencanaan di musim penghujan tahun ini. Hal itu sebagai langkah antisipatif menyelamatkan perjalanan kereta api dari gangguan bencana hidrometrologi.

“Daop 6 intensifkan program mitigasi, sebagai kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, pohon tumbang, genangan dan kemungkinan sergapan petir pada instalasi komunikasi milik KAI,” ungkap Manager Humas Daop 6, Krisbiyantoro kepada Mimbar Nusantara, Selasa petang (5/11).

Menurut dia, bencana hidrometeorologi seperti curah hujan ekstrim, banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, sergapan petir dan lainnya menjadi tantangan tersendiri bagi Daop 6 Yogyakarta.

Selain langkah mitigasi, Daop 6 juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mengetahui perkembangan cuaca.

BACA JUGA  KAI Commuter Catat Kenaikan 27% Penumpang di Triwulan Ketiga

Cek lintasan

Dia menyebut intensitas hujan yang cukup tinggi belakangan ini, harus diwaspadai.

“Seperti cek lintas antar stasiun dengan jalan kaki dan menggunakan kereta pemeriksaan khusus, lalu pemeriksaan rutin harian oleh unit terkait,” sambung Krisbiyantoro.

Tindakan pengecekan secara rutin dilakukan pada drainase-drainase di sepanjang jalur KA. Hal ini sebagai bentuk perawatan rutin Daop 6 dan ketika terdapat intensitas hujan yang tinggi hal tersebut dilakukan lebih intensif.

Langkah taktis lainnya adalah perkuatan talud atau dinding penahan tanah untuk mencegah terjadinya longsor dan tanah amblas akibat arus air yang deras. Begitu halnya memgantisipasi pohon besar roboh ke jalur kereta, sehinga perlu penopingan, dengan melibatkan warga.

BACA JUGA  Arus Balik Kereta, 23.028 Penumpang Tinggalkan Yogyakarta

“Kami telah memetakan daerah-daerah pantauan khusus seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang. Hal tersebut guna memudahkan dalam menentukan langkah mitigasi risiko karena titik-titik tersebut terpantau dengan baik,” sergah dia.

Tiga daerah pantauan

Menurut dia, terdapat tiga daerah pantauan khusus di wilayah Daop 6 Yogyakarta yaitu KM 75+1/9 antara Stasiun Goprak-Sumberlawang yang merupakan daerah pantauan khusus amblesan/ tanah labil.

Kemudian KM 93+5/8 antara Stasiun Salem-Kalioso yang merupakan daerah pantauan khusus banjir. Terakhir adalah KM 77+9/78+5 antara Stasiun Goprak-Sumberlawang yang merupakan daerah pantauan khusus longsor.

Langkah mitigasi risiko lainnya Daop 6 adalah menambah penangkal petir di tiang LAA, tower telekomunikasi, dan persinyalan. Hal ini penting, sebagai antisipasi sambaran petir yang bisa merusak sinyal kereta, yang berdampak keterlambatan waktu tempuh.

BACA JUGA  Duh! Bencana Hidrometeorologi Menimpa di Kota Sukabumi dalam Sepekan

“Sejauh pengalaman, jika petir menyambar bisa mengganggu sinyal kereta. Memang belum pernah ada pembatalan pemberangkatan, karena Daop 6 masih bisa menggunakan metode manual,” ujar dia. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Gubernur KDM Beri Uang Tunggu untuk Korban Selamat Kecelakaan Kapal Virgo

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memberikan uang tunggu bagi 12 korban selamat dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Para korban kini berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Setiap korban selamat…

PSI Soroti Revisi SE Bupati Cianjur Soal UHC

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, akhirnya mencabut Surat Edaran Bupati Cianjur tentang penghentian program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas setelah memicu polemik. Namun, berbagai elemen memandang masih banyak pekerjaan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KPK Tangkap Ketua DPP Golkar dan Presdir Summarecon

  • September 15, 2026
KPK Tangkap Ketua DPP Golkar dan Presdir Summarecon

Aktris Dewasa Jepang Hana Kuraki Meninggal di Usia 25 Tahun

  • September 15, 2026
Aktris Dewasa Jepang Hana Kuraki Meninggal di Usia 25 Tahun

Sekolah Ceria RDP Dukung Psikososial Anak Terdampak Gempa NTT

  • September 15, 2026
Sekolah Ceria RDP Dukung Psikososial Anak Terdampak Gempa NTT

Mahasiswa Baru UAD Ikuti P2K Prakarsa 2026

  • September 15, 2026
Mahasiswa Baru UAD Ikuti P2K Prakarsa 2026

Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

  • September 15, 2026
Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Keterbatasan Fisik bukan Halangan untuk Lantunkan Al-Qur’an

  • September 15, 2026
Keterbatasan Fisik bukan Halangan untuk Lantunkan Al-Qur’an