Mahasiswa Baru UAD Ikuti P2K Prakarsa 2026

SEBANYAK 4.940 mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengikuti kegiatan Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 yang pembukaannya diselenggarakan di Gedung Jogja Expo Center (JEC) Jalan Janti Yogyakarta pada Selasa.

Rektor UAD Prof. Muchlas, M.T., kepada para mahasiswa baru berpesan kini mereka menjadi bagian dari UAD yang akan menjalani pendidikan perkuliahan selama 3,5 hingga 4,5 tahun. Menurut Rektor, masa pendidikan tersebut menjadi kesempatan untuk tidak hanya belajar di kampus tetapi juga dipelajari di Yogyakarta.

“Serap sebanyak mungkin ilmu dari kampus dan dari Jogja. Ini merupakan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik dan sekaligus membangun karakter,” kata Prof. Muchlas.

Dikatakan melalui kegiatan P2K Prakarsa 2026, mahasiswa baru akan dikenalkan dengan berbagai aktivitas akademik dan kemahasiswa di lingkungan kampus.

Bukan sekadar pengenalan kampus

Mahasiswa baru UAD Yogyakarta mengikuti kegiatan Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026. (Dok.Ist)

Para mahasiswa baru, lanjutnya, juga akan diberi orientasi bagaimana belajar di perguruan tiggi yang efektif, belajar secara mandiri yang efektif dan mengenal berbagai aktivitas kemahasiswaan.

Ditegaskan, P2K 2026 ini bukan sekadar kegiatan pengenalan kampus, tetapi para mahasiswa akan mendapatkan gambaran mengenai berbagai aktivitas organisasi yang dapat enjadi ruang untuk mengasah soft skill dan kepemimpinan.

BACA JUGA  Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

Rektor berpesan agar mahasiswa baru mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius, menjaga kesehatan, dan memilih aktivitas kemahasiswaan sesuai minat masing-masing.

Organisasi kemahasiswaan

Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, menjelaskan P2K menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal UAD secara lebih dekat.

Menurut dia, melalui kegiatan ini, selama sepekan para mahasiswa baru akan dikenalkan dengan lingkungan kampus, fakultas, program studi dan berbagai organisasi kemahasiswan.

“Ada 122 organisasi kemahasiswaan di lingkungan UAD yang dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri,” kata Gatot.

Mahasiswa UAD jelasnya akan dibekali bukan hanya dari perkuliahan yang terstruktur di ruang kuliah saja, tetapi juga pengalaman-pengalaman belajar di luar kampus.

Belajar kepemimpinan dan tambah pengalaman

Ia mendorong mahasiswa baru untuk setidaknya bergabung dengan satu organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat membantu membentuk kemampuan kepemimpinan dan memperluas pengalaman sosial mahasiswa.

BACA JUGA  KPK Tangkap Tangan Jajaran Rektorat Unsoed, Kemendikti Menyesal

Gatot menegaskan ada tiga modal yang diharapkan dimiliki mahasiswa ketika menyelesaikan pendidikan di UAD, yakni modal intelektual, modal sosial, dan modal moral.

“Insyaallah UAD memfasilitasi ketiga modal tersebut sebagai bekal bagi mahasiswa untuk lulus dan berkarya di luar kampus,” katanya.

Mahasiswa asing

Saat ini, mahasiswa UAD berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kampus tersebut juga menerima mahasiswa internasional, di antaranya dari China, Korea, Thailand, dan sejumlah negara lainnya.

Keberadaan mahasiswa asing tersebut tersebar di sejumlah program studi. UAD juga memiliki kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di China yang menjadi salah satu jalur masuk mahasiswa dari negara tersebut.

Selain itu, UAD memiliki 11 fakultas dan 60 program studi yang menjadi pilihan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Rangkaian P2K Prakarsa 2026 dilanjutkan dengan penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru nasional dan internasional. Penyematan dilakukan oleh Ketua BPH UAD, Rektor UAD, Wakil Rektor, serta jajaran terkait.

BACA JUGA  UNY Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Program IUP

Dalam seremoni tersebut juga diperkenalkan mahasiswa dengan sejumlah kategori khusus, antara lain mahasiswa yang berasal dari wilayah terjauh dan mahasiswa termuda.

Program beasiswa

Mahasiswa yang tercatat berasal dari wilayah terjauh adalah Yudhistira Al Fadlan, mahasiswa S1 Teknik Elektro asal SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke.
Sementara mahasiswa termuda adalah Nayla Fatimah Az-Zahra, mahasiswa S1 Psikologi yang berusia 16 tahun 6 bulan.

Dalam kesempatan itu, UAD juga menyerahkan beasiswa kepada dua mahasiswa baru, yakni Saila Salsabila dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, asal SMA MBS Zamzam Cilongok, Banyumas, serta Dian Nurwahid dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, asal SMKN 2 Karanganyar. (AGT/A-01)

 

Dimitry Ramadan

Related Posts

Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

FAKULTAS Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta sukses menggelar Upacara Sumpah Profesi untuk 667 lulusan tenaga kesehatan professional di Convention Hall Masjid Walidah Dahlan Unisa Yogyakarta pada Jumat, (2/10).…

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

UNTUK membantu mahasiswa yang akan menjalani Ujian Tengah Semester (UTS), Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada membagikan 2.577 butir telur rebus. Telur rebus itu dibagikan pada periode UTS 5-14 Oktober.Telur dibagikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

  • October 6, 2026
Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

  • October 5, 2026
Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

  • October 5, 2026
Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

  • October 5, 2026
PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

  • October 5, 2026
Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

  • October 5, 2026
Bantu Mahasiswa UTS,  Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis