Ahmad Luthfi Siap Sampaikan Masalah Nelayan ke Prabowo

CALON Gubernur Ahmad Luthfi mengaku akan berkomunikasi dengan Prabowo Subianto terkait sejumlah kendala yang dialami nelayan Jawa Tengah. Komunikasi itu mau tak mau dilalukannya karena sebagian kebijakan merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Cagub yang berpasangan dengan Cawagub Taj Yasin Maimoen itu, mengaku telah bertemu dengan nelayan di 5 tempat berbeda.

Keluhan mereka sama, pertama adalah permintaan harga BBM yang terjangkau untuk kapal ukuran di atas 30 GT. Saat ini kapal ukuran di bawah 30 GT bisa mendapatkan BBM bersibsidi. Sementara di atas 30 GT tidak bisa.

Harga BBM non subsidi itu tak sebanding dengan harga ikan hasil tangkapan nelayan.

“Jika diberikan amanah memimpin Jateng, tentu kami akan berkomunikasi dengan Pak Prabowo yang tanggal 20 Oktober nanti dilantik jadi presiden. Pemerintah provinsi sudah pasti berintegrasi dengan pemerintah pusat,” ujar Luthfi saat ngopi bareng nelayan di komplek Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kluwut Brebes, Minggu 6 Oktober 2024.

BACA JUGA  Ekonomi Tumbuh 5,37 Persen, Jateng Lampaui Target

Saat berdialog dengan puluhan nelayan, hadir pula Dewan Pembina Tim Pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen, Bibit Waluyo.

Soal BBM

Menurutnya, soal harga BBM bisa saja diambil jalan tengah. Jadi tidak memberatkan nelayan yang pendapatannya kadang tidak pasti.

Kendala berikutnya adalah adanya pendangkalan di muara tempat kapal bersandar. Hal itu menyulitkan para nelayan, sehingga harus menunggu air pasang lebih dahulu untuk menyandarkan kapal.

Berikutnya adalah harga ikan hasil tangkapan yang murah menyebabkan pendapatan mereka anjlok.

Berikan solusi

Salah satu nelayan, Saefudin (57) asal Bulakamba Brebes mengatakan, pendapatan bulanan tidak pasti. Terkadang hasil tangkapan banyak dan kadang sedikit. Di rata-rata, pendapatannya pun minim hanya sekitar Rp 100 ribu per hari.

BACA JUGA  Pemberian Abolisi dan Amensti dan Dampak Jangka Panjang

“Pendapatan ikan tidak sesuai BBM. Kadang zonk, perbekalan lebih besar daripada pendapatan ikannya,” kata Saefudin.

Ia berharap Ahmad Luthfi memberikan solusi bagi nelayan-nelayan kecil agar kehidupan lebih sejahtera.

Mendengar keluhan itu, Ahmad Luthfi memohon doa agar dirinya bisa bermanfaat untuk masyarakat Jawa Tengah, salah satunya nelayan.

“Kami datang dan kulakan masalah. Semoga kami bisa bermanfaat untuk teman-teman nelayan nantinya,” ujar Ahmad Luthfi. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

SEBAGAI wujud kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu, PT PLN UP3 Pematangsiantar kembali menyalurkan bantuan melalui program Xtracare. Sebanyak 15 paket sembako diberikan kepada penerima manfaat yang tersebar di wilayah…

Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

KABAR penahanan seorang oknum pejabat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi berinisial RB, 46 tahun, yang berhembus di masyarakat Jambi akhirnya terkonfirmasi. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji, Senin (29/6)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

  • June 29, 2026
Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

  • June 29, 2026
Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

  • June 29, 2026
PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

  • June 29, 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

  • June 29, 2026
Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura

  • June 29, 2026
Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura