Bakul Cilik dan UMKM Pesta Bersama Cagub Ahmad Luthfi

BAKUL-bakul cilik serta UMKM berpesta di acara jalan sehat bareng Calon Gubenrur Ahmad Luthfi. Senyum sumringah mereka terlihat karena seluruh dagangan mereka ludes terbeli.

Ada bakul es teh, tahu, cilok, siomay, hingga gethuk yang kompak senang dengan acara yang digelar di Lapangan Pantai Widuri Kabupaten Pemalang, Minggu 6 Oktober 2024. Bahkan mereka berharap acara serupa digelar lagi.

“Matur nuwun Pak Luthfi. Es teh kula laris,” kata Adi Wibowo, pedagang es teh di pasar tiban.

Sama halnya dengan pedagang tahu, tahu gejrot dan cilok yang sama-sama pulang dengan senyum lebar.

Laris manisnya dagangan mereka bermula saat Ahmad Luthfi naik panggung untuk memberikan sambutan di acara yang dihadiri ribuan orang tersebut. Cagub nomor urut 2 itu mempersilakan masyarakat menikmati dagangan UMKM.

BACA JUGA  Cegah Investasi Bodong, BEI Tingkatkan Literasi Keuangan di Daerah

“Pedagang tahu, cilok, es teh, silakan tapi jangan rebutan,” kata Ahmad Luthfi.

Semua pedagang yang kelarisan kemudian diminta menuju belakang panggung untuk mendapatkan bayaran sesuai jumlah dagangan.

Pondasi ekonomi

Ahmad Luthfi mengatakan UMKM harus jadi raja di Jawa Tengah. Mereka adalah pondasi ekonomi yang tidak kenal musim. Bahkan saat terjadi pandemi Covid-19 pun tetap bisa bertahan.

“Sentuh masyarakat kurang mampu. Sentuh dengan senyum dan tertawa,” pesannya.

Khusus di Pemalang, Ahmad Luthfi ingin meningkatkan sektor UMKM, wisata hingga produk pertanian. Salah satunya adalah mangga istana yang harus disuport dengan pupuk mudah serta murah. Selanjutnya adalah promosi serta pemasaran ke daerah lain.

BACA JUGA  Pertamina Gandeng Komunitas Motor Bantu Korban Banjir Semarang

Acara jalan sehat itu juga dihadiri Dewan Pembina Tim Pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen, Bibit Waluyo dan Ketua Tim Pemenangan AM Putranto. Acara jalan sehat itu dikhiri dengan sarapan bareng bersama masyarakat. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Penataan PKL oleh Pemkot Pematangsiantar Dinilai Ambivalen

AKADEMISI Robert Tua Siregar menilai kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dalam menata pedagang kaki lima (PKL) terkesan asal. Alih-alih menata, mereka justru seperti melakukan pembiaran. Selain itu, kebijakan mereka juga…

Pemprov DIY Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan keberadaan tiga gedung baru di lingkungan RSJ Ghasia, Pakem, Sleman merupakan satu kesatuan mata rantai pelayanan yang menghubungkan penanganan, pemulihan, hingga kesinambungan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Penataan PKL oleh Pemkot Pematangsiantar Dinilai Ambivalen

  • September 1, 2026
Penataan PKL oleh Pemkot Pematangsiantar Dinilai Ambivalen

UNE Pererat Kerja Sama dengan Fapet UGM

  • September 1, 2026
UNE Pererat Kerja Sama dengan Fapet UGM

Pemprov DIY Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa

  • September 1, 2026
Pemprov DIY Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa

Inflasi di Jabar Terkendali dan Neraca Perdagangan Surplus US$16,63 Miliar

  • September 1, 2026
Inflasi di Jabar Terkendali dan Neraca Perdagangan Surplus US$16,63 Miliar

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Code

  • September 1, 2026
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Code

Rayakan HUT ke-17, KAI Logistik Hadirkan Special Rate untuk Shipping Line

  • September 1, 2026
Rayakan HUT ke-17, KAI Logistik Hadirkan Special Rate untuk Shipping Line