Kasus Arjuna Tamaraya Murni Kriminal, Bukan SARA

  • Blog
  • November 7, 2025
  • 0 Comments

KEMENTERIAN Agama Sumatra Utara menegaskan kasus penganiayaan yang menewaskan Arjuna Tamaraya di Masjid Agung Sibolga murni tindakan kriminal, bukan SARA.

Kepala Kanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi mengapresiasi langkah cepat Polres Sibolga dalam mengusut kasus ini dan mengimbau masyarakat tidak terprovokasi isu liar demi menjaga kondusivitas wilayah.

Menurut Qosbi, tindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku merupakan langkah tepat untuk mencegah munculnya informasi liar di masyarakat. “Kasus ini sudah viral dan dikhawatirkan menimbulkan kesalahpahaman. Karena itu, tindakan cepat kepolisian patut diapresiasi,” ujarnya di Sibolga, Kamis (6/11/2025).

Ia datang langsung ke Polres Sibolga dan meninjau lokasi kejadian untuk mendapatkan gambaran lengkap sebelum melaporkan perkembangan kasus tersebut ke Kementerian Agama di Jakarta.

BACA JUGA  Tiru Kasus Vina, Korban Dianiaya Diklaim Kecelakaan

“Atas nama Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum Arjuna Tamaraya. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Qosbi menegaskan, koordinasi dengan kepolisian dilakukan agar peristiwa tersebut tidak dipelintir dengan narasi yang menyesatkan.

“Koordinasi ini penting agar kita mendapatkan informasi valid, sehingga kabar liar di media sosial bisa ditepis. Pihak kepolisian juga telah mengamankan para pelaku dan sedang memproses kasus ini secara terbuka,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data kepolisian, korban merupakan warga Kabupaten Tapanuli Tengah dan masih memiliki ibu.

“Jadi tidak benar isu bahwa korban berasal dari luar daerah atau yatim piatu. Ini murni tindak kriminal tanpa unsur SARA,” tegasnya.

BACA JUGA  Polda Jateng Siap Ungkap Kasus Bayi Korban Penganiayaan

Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta menyampaikan terima kasih atas dukungan Kemenag Sumut dan para tokoh agama.

“Kami berharap kerja sama antara Polres Sibolga dan Kemenag terus terjalin untuk menjaga keamanan dan memperkuat kebersamaan antarumat beragama di Sibolga,” ujar Kapolres.

Usai meninjau lokasi, Qosbi bersama jajaran Kemenag dan Polres Sibolga mengunjungi keluarga korban serta memberikan tali asih sebagai bentuk belasungkawa.

Sebagai wujud solidaritas, para tokoh agama juga menggelar Doa Arwah di Masjid Agung Sibolga pada Kamis malam (6/11) untuk mendoakan almarhum. (*/S-01)

 

 

BACA JUGA  Cuma karena Minta Tambahan Uang, Seorang Perempuan di Kuta Dibunuh

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

KEBERADAAN Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau yang kini dikenal sebagai Tempat Pemrosesan Akhir masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Banyak TPA yang belum dilengkapi instalasi pengolahan lindi secara…

Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

AKTRIS Hollywood Angelina Jolie secara terbuka memperlihatkan bekas luka operasi mastektomi gandanya dalam sebuah wawancara terbaru. Peraih Oscar berusia 50 tahun itu mengungkapkan alasannya kepada TIME France mengapa kini memilih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

  • December 16, 2025
Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

  • December 16, 2025
Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

Kejari dan Pemkab Sidoarjo Terapkan Pidana Kerja Sosial

  • December 16, 2025
Kejari dan Pemkab Sidoarjo Terapkan Pidana Kerja Sosial

The Gaia Hotel Bandung Hadirkan Festive Season Tutup 2025

  • December 16, 2025
The Gaia Hotel Bandung Hadirkan Festive Season Tutup 2025

OJK Raih Penghargaan Badan Publik Terbaik Nasional

  • December 16, 2025
OJK Raih Penghargaan Badan Publik Terbaik Nasional

AHY: Pemulihan Infrastruktur Sumatra Butuh Rp51 Triliun

  • December 16, 2025
AHY: Pemulihan Infrastruktur Sumatra Butuh Rp51 Triliun