Wali Kota New York Baru Zohran Mamdani Jadi Sorotan Global

KEMENANGAN Zohran Mamdani sebagai Wali Kota baru New York  menjadi sorotan global. Politikus berusia 34 tahun itu dikenal sebagai sosialis demokrat dengan janji kampanye berani seperti mengendalikan harga sewa dan menaikkan pajak bagi kalangan kaya.

Popularitasnya melonjak setelah video kampanye viral di media sosial dan dukungan kuat dari gerakan akar rumput. Fenomena Mamdani bahkan memicu lonjakan pencarian daring tentang dirinya dan politik AS di Australia.

Lahir di Uganda dari keluarga keturunan India, Mamdani pernah bekerja sebagai konselor pencegahan penyitaan rumah sebelum menjadi anggota parlemen negara bagian New York. Kini, ia mencatat sejarah sebagai salah satu politisi muda yang sukses menembus puncak pemerintahan kota terbesar di Amerika.

BACA JUGA  Pohon Natal Rockefeller dari Tradisi hingga Keberlanjutan

Dalam pemilihan yang digelar Selasa waktu setempat, Mamdani dari Partai Demokrat meraih sekitar 50 persen suara, unggul jauh atas mantan Gubernur New York Andrew Cuomo yang maju sebagai calon independen dan hanya memperoleh sekitar 42 persen. Kandidat Partai Republik Curtis Sliwa berada di posisi ketiga dengan 7 persen suara.

Mamdani berjanji akan membekukan sewa, menyediakan penitipan anak gratis, serta membebaskan tarif bus kota, yang semuanya akan dibiayai lewat pajak tambahan untuk korporasi dan kelompok berpenghasilan tinggi.

Meski para pesaingnya menyebutnya sebagai tokoh kiri radikal atau bahkan komunis, kemenangan Mamdani menunjukkan kuatnya dukungan publik terhadap gagasan perubahan sosial dan ekonomi di New York.

BACA JUGA  Zohran Mamdani Usung Transportasi Gratis dan Pajak Orang Kaya

Sementara itu, kemenangan Demokrat juga terjadi di Virginia dan New Jersey, di mana partai tersebut kembali menguasai kursi gubernur. Tiga kemenangan besar ini memberi momentum baru bagi Partai Demokrat, yang sempat melemah akibat turunnya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan sebelumnya.

Meski tingkat kepuasan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump turun ke titik terendah sepanjang masa jabatannya, jajak pendapat menunjukkan bahwa Partai Demokrat masih belum populer akibat sentimen negatif yang tersisa dari masa pemerintahan mantan presiden Joe Biden.(*/S-01)

BACA JUGA  Kapal Latih AL Meksiko Tabrak Jembatan Brooklyn, Dua Tewas

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

KEBERADAAN Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau yang kini dikenal sebagai Tempat Pemrosesan Akhir masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Banyak TPA yang belum dilengkapi instalasi pengolahan lindi secara…

Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

AKTRIS Hollywood Angelina Jolie secara terbuka memperlihatkan bekas luka operasi mastektomi gandanya dalam sebuah wawancara terbaru. Peraih Oscar berusia 50 tahun itu mengungkapkan alasannya kepada TIME France mengapa kini memilih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

  • December 16, 2025
Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

  • December 16, 2025
Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

Kejari dan Pemkab Sidoarjo Terapkan Pidana Kerja Sosial

  • December 16, 2025
Kejari dan Pemkab Sidoarjo Terapkan Pidana Kerja Sosial

The Gaia Hotel Bandung Hadirkan Festive Season Tutup 2025

  • December 16, 2025
The Gaia Hotel Bandung Hadirkan Festive Season Tutup 2025

OJK Raih Penghargaan Badan Publik Terbaik Nasional

  • December 16, 2025
OJK Raih Penghargaan Badan Publik Terbaik Nasional

AHY: Pemulihan Infrastruktur Sumatra Butuh Rp51 Triliun

  • December 16, 2025
AHY: Pemulihan Infrastruktur Sumatra Butuh Rp51 Triliun