Brimob Lintas Kendalikan Pengamanan Unjuk Rasa di Pati

SITUASI unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Pendopo Alun-alun Kabupaten Pati pada Rabu (13/8) siang mengalami peningkatan eskalasi.

Ribuan massa yang awalnya berkumpul secara tertib mulai menunjukkan tanda-tanda ketegangan dengan petugas di lapangan.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, turun langsung memantau perkembangan situasi bersama pejabat utama Polresta dan unsur TNI. “Kami hadir di sini untuk memastikan penyampaian aspirasi tetap berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan kerugian bagi siapapun,” tegasnya.

Seiring meningkatnya tensi massa, jajaran Brimob lintas ganti diterjunkan untuk memperkuat barisan pengamanan.

Kehadiran pasukan tambahan ini diharapkan mampu meredam potensi benturan. “Brimob hadir bukan untuk menekan, tapi untuk memastikan keamanan bersama, baik peserta aksi maupun masyarakat umum,” ujar Kapolresta.

BACA JUGA  Polda Jateng Sukses Amankan Kunjungan Presiden Macron ke Borobudur

Dalam aksinya, massa menyuarakan berbagai tuntutan. Namun, sebagian kelompok terlihat mulai mendorong barikade dan berteriak lantang di depan gerbang pendopo.

“Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi,” kata Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Ia menambahkan, pihak kepolisian membuka ruang dialog agar aspirasi dapat tersampaikan tanpa gesekan fisik. “Pintu komunikasi selalu terbuka. Sampaikan melalui korlap, kita siap memfasilitasi,” ucapnya kepada perwakilan demonstran.

Ketegangan sempat memuncak ketika sebagian massa melempar botol plastik ke arah petugas. Brimob langsung membentuk formasi penghalang untuk menjaga jarak aman. “Kami mohon semua pihak menahan emosi. Aksi ini akan lebih kuat pesannya bila tetap berjalan damai,” jelas Kapolresta.

BACA JUGA  Polda DIY Sambut Kembalinya Satbrimob dari Papua

Selain itu, Kombes Pol Jaka Wahyudi menekankan bahwa pengamanan yang dilakukan sepenuhnya berorientasi pada keselamatan warga.

“Kami tidak ingin ada korban, baik dari peserta aksi, masyarakat, maupun petugas,” ujarnya di tengah koordinasi lapangan.

Ia menutup dengan pesan bahwa perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi, namun tidak boleh mengorbankan keamanan publik. “Mari kita tunjukkan bahwa Pati adalah daerah yang mampu menyampaikan aspirasi secara beradab dan bermartabat,” pungkasnya. (Htm/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

Penurunan Stunting di Jateng Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan, penurunan kasus tengkes (stunting) di wilayahnya butuh kolaborasi berbagai stakeholder. Karenanya, Ia menyambut positif rencana kegiatan konsolidasi teknis percepatan penurunan stunting dan advokasi pencegahan…

Wabup Mimik Idayana Kecewa dengan Kualitas Rumah Pompa Lippo Plaza 

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meluapkan kekecewaannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek pembangunan rumah pompa di kawasan Lippo Plaza, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Senin (21/9). Mimik menyoroti rendahnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Penurunan Stunting di Jateng Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

  • September 21, 2026
Penurunan Stunting di Jateng Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Wabup Mimik Idayana Kecewa dengan Kualitas Rumah Pompa Lippo Plaza 

  • September 21, 2026
Wabup Mimik Idayana Kecewa dengan Kualitas Rumah Pompa Lippo Plaza 

Cegah Kasus Bunuh Diri, Kampus Perlu Memperkuat Resiliensi Mahasiswa

  • September 21, 2026
Cegah Kasus Bunuh Diri, Kampus Perlu Memperkuat Resiliensi Mahasiswa

Manfaatkan AI, Dosen Fapet UGM Raih Golden Medal INOVETION Award 2026

  • September 21, 2026
Manfaatkan AI, Dosen Fapet UGM Raih Golden Medal INOVETION Award 2026

Takluk dari Atletico, Real Madrid Gagal Dekati Barcelona

  • September 21, 2026
Takluk dari Atletico, Real Madrid Gagal Dekati Barcelona

Enam Cara Efektif Mencegah Penularan Influenza A

  • September 21, 2026
Enam Cara Efektif Mencegah Penularan Influenza A